🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaCRYPTOEthereumAtasi Fragmentasi Jaringan, Proyek 'Ethereum Economic Zone' Resmi Diluncurkan di EthCC Cannes

Atasi Fragmentasi Jaringan, Proyek ‘Ethereum Economic Zone’ Resmi Diluncurkan di EthCC Cannes

-

Ethereum Economic Zone (EEZ) diluncurkan oleh Gnosis & Ethereum Foundation di Cannes untuk menyatukan jaringan Layer 2 dan mengatasi fragmentasi likuiditas.

CANNEX, ASATUNEWS.BIZ.ID – Ekosistem Ethereum mengambil langkah besar untuk mengatasi masalah fragmentasi yang kian pelik. Dalam konferensi EthCC di Cannes, sekelompok proyek papan atas mengumumkan inisiatif baru bernama “Ethereum Economic Zone” (EEZ) yang dirancang untuk menyatukan jaringan Layer 2 (L2) agar dapat beroperasi lebih mulus.

Dikutip dari CoinDesk, kerangka kerja EEZ ini dikembangkan secara kolaboratif oleh Gnosis, Zisk, dan Ethereum Foundation. Gnosis dikenal sebagai pengembang infrastruktur lama di ekosistem ini, sementara Zisk berfokus pada teknologi zero-knowledge proving.

Selama bertahun-tahun, Ethereum mengandalkan jaringan L2 untuk meningkatkan skala transaksi. Namun, jaringan-jaringan ini sering kali beroperasi seperti “pulau terpisah” (silo). Pengguna harus memindahkan aset melalui jembatan (bridge) yang cenderung lambat, mahal, dan berisiko, sementara pengembang harus membangun ulang alat yang sama di setiap jaringan.

EEZ bertujuan mengubah paradigma tersebut dengan membuat seluruh jaringan terasa seperti satu sistem tunggal yang terpadu. Inisiatif ini memungkinkan aplikasi dan transaksi di berbagai jaringan Ethereum untuk berinteraksi secara instan tanpa memerlukan bridge, sembari tetap mengandalkan keamanan inti dari mainnet Ethereum.

“Ethereum tidak memiliki masalah penskalaan. Ia memiliki masalah fragmentasi. Setiap L2 baru adalah silo yang mempersulit perluasan nilai kembali ke mainnet Ethereum secara mulus,” tegas Friederike Ernst, salah satu pendiri Gnosis, dikutip dari CoinDesk.

Proyek ini muncul di tengah debat mengenai peta jalan (roadmap) Ethereum yang terlalu berat pada L2. Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, baru-baru ini menyarankan perlunya memikirkan kembali strategi L2 karena masalah pengalaman pengguna yang buruk.

EEZ hadir untuk menjawab kekhawatiran tersebut dengan menciptakan likuiditas bersama sehingga dana dapat bergerak bebas, infrastruktur yang lebih sederhana bagi pengembang, serta pengalaman yang lebih lancar bagi pengguna. Menariknya, sistem ini akan tetap menggunakan ETH sebagai token utama untuk biaya transaksi, tanpa memperkenalkan token baru. *****

 

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif