🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASValasRupiah Terperosok ke Rp17.143 Usai AS Blokade Laut Iran, Ancaman Selat Hormuz...

Rupiah Terperosok ke Rp17.143 Usai AS Blokade Laut Iran, Ancaman Selat Hormuz Picu Risiko Energi

-

Rupiah anjlok ke level Rp17.143 per dolar AS menyusul blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran. Simak dampak eskalasi Selat Hormuz bagi ekonomi RI.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah pada perdagangan Rabu (15/4/2026). Mata uang Garuda kian tertekan seiring meningkatnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) secara resmi menerapkan blokade laut terhadap Iran.

Dikutip dari Kompas.com, rupiah melemah 16 poin atau 0,09 persen ke level Rp17.143 per dolar AS pada penutupan perdagangan sore ini. Langkah agresif Washington melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dinilai menjadi pemicu utama hengkangnya aliran modal dari aset berisiko.

Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengungkapkan bahwa Komando Pusat AS telah menyatakan blokade terhadap Iran sepenuhnya diterapkan. Kebijakan ini menyusul kegagalan perundingan gencatan senjata antara AS dan Iran yang sebelumnya berlangsung di Pakistan.

“Blokade laut terhadap Iran berpotensi meningkatkan gangguan pengiriman di Selat Hormuz, terutama jika Teheran membalas langkah tersebut dengan kekuatan militer,” ujar Ibrahim di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Militer AS menegaskan telah menghentikan seluruh aktivitas perdagangan laut keluar-masuk Iran demi memaksa Teheran kembali ke meja perundingan. Namun, tindakan ini justru meningkatkan risiko di Selat Hormuz, jalur vital yang memasok sekitar 20 persen kebutuhan minyak dunia.

Situasi di lapangan semakin memanas setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis video yang mengeklaim kapal perusak milik Amerika Serikat mundur dari kawasan Selat Hormuz usai mendapat peringatan dari angkatan laut Iran. Meskipun Presiden Donald Trump menyatakan optimisme terhadap peluang kesepakatan damai, realita di jalur distribusi energi menunjukkan kondisi gencatan senjata yang sangat rapuh.

Negara-negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, kini dibayangi ancaman volatilitas harga minyak dunia jika distribusi energi di titik fokus perang tersebut benar-benar terhambat secara permanen.

Analisis Redaksi Asatunews Intelijen: Sentimen Suku Bunga

Pelemahan rupiah hingga menembus angka Rp17.143 per dolar AS adalah alarm bagi stabilitas makroekonomi Indonesia. Berbeda dengan pelemahan akibat sentimen suku bunga Fed, kali ini faktor penggerak utamanya adalah Geopolitical Risk murni. Blokade laut AS terhadap Iran secara otomatis menciptakan “bottleneck” di Selat Hormuz.

Bagi Indonesia, implikasinya bersifat ganda: tekanan pada nilai tukar (karena penguatan Dollar sebagai aset safe haven) dan ancaman pembengkakan subsidi energi pada APBN. Jika Teheran melakukan pembalasan militer di Hormuz, kenaikan harga minyak mentah global bisa menjadi tidak terkendali. Strategi intervensi Bank Indonesia saat ini sangat krusial, namun tanpa meredanya tensi di Timur Tengah, rupiah akan terus bergerak dalam rentang volatilitas tinggi menuju level psikologis baru. ****

 

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Sentimen Geopolitik Memanas dan Efek Inflasi AS, Rupiah Ambles ke Level Rp 17.668 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp 17.668 per dolar AS (18/5/2026). Pengamat sebut dipicu oleh risiko inflasi energi AS dan eskalasi geopolitik global. Tekanan...

Cetak Rekor Baru Tembus 81.511 Dolar AS, Reli Bitcoin Dipicu Efek ‘CLARITY Act’ dan Short Squeeze Masif

Harga Bitcoin tembus rekor 81.511 dolar AS dipicu sentimen positif RUU CLARITY Act di Senat AS dan fenomena short squeeze masif senilai 71 juta dolar...

Krisis Timur Tengah Mulai Hantam Ekonomi Riil Korea Selatan, Indeks KOSPI Longsor 6 Persen

Menkeu Korsel Koo Yun-cheol sebut Krisis Timur Tengah mulai hantam ekonomi riil. Indeks saham KOSPI anjlok 6% dipicu inflasi dan aksi jual masif. Dampak rembetan dari...

Strategi Efisiensi Global, Starbucks Umumkan PHK 300 Karyawan Sektor Pendukung di AS

Di bawah strategi "Back to Starbucks", Starbucks umumkan PHK terhadap 300 karyawan sektor pendukung di AS dan berencana efisiensi operasional internasional. Raksasa jaringan kedai kopi global,...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif