🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASMinyakKrisis Energi Asia: Jepang Resmi Impor Minyak Rusia Pertama Kalinya Sejak Konflik...

Krisis Energi Asia: Jepang Resmi Impor Minyak Rusia Pertama Kalinya Sejak Konflik Timur Tengah

-

Jepang resmi mulai kembali impor minyak mentah Rusia dari proyek Sakhalin-2 akibat krisis energi global dan penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

TOKYO, ASATUNEWS.BIZ.ID – Jepang secara resmi memulai kembali pembelian minyak mentah dari Rusia untuk pertama kalinya sejak pecahnya konflik di Timur Tengah pada Februari lalu. Langkah ini diambil di tengah krisis energi global yang sangat berdampak pada ekonomi negara-negara Asia yang bergantung pada impor.

Dikutip dari Anadolu Agency melalui laporan The Mainichi, sebuah kapal tanker yang mengangkut minyak dari Timur Jauh Rusia terpantau sedang menuju Jepang. Pejabat dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang mengonfirmasi bahwa minyak tersebut berasal dari proyek Sakhalin-2.

Proyek Sakhalin-2 merupakan pengembangan energi yang dipimpin oleh perusahaan negara Rusia, Gazprom. Menariknya, dua raksasa Jepang, Mitsubishi Corporation dan Mitsui & Co., tercatat sebagai pemegang saham utama dalam proyek strategis tersebut.

Minyak mentah yang dibeli oleh perusahaan grosir Taiyo Oil Co. ini dipastikan tidak akan dikenakan sanksi Amerika Serikat maupun Eropa yang sebelumnya diberlakukan pasca perang Rusia-Ukraina tahun 2022. Data dari Marine Traffic menunjukkan bahwa kapal tanker tersebut telah meninggalkan Sakhalin sejak akhir April dan dijadwalkan tiba di Prefektur Ehime, wilayah barat Jepang.

Keputusan Jepang untuk melirik kembali pasokan dari Rusia tidak lepas dari gangguan jalur distribusi minyak di Timur Tengah. Iran diketahui telah menutup Selat Hormuz sejak Amerika Serikat dan Israel memulai peperangan melawan Teheran pada 28 Februari. Langkah ini disusul oleh blokade pelabuhan Iran oleh AS yang hingga kini masih berlaku.

Padahal, Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang menyalurkan sekitar seperlima dari total aliran minyak dan gas alam cair (LNG) global. Meskipun saat ini gencatan senjata sedang berlangsung, lalu lintas maritim di wilayah tersebut masih sangat dibatasi.

Analisis Redaksi Asatunews Intelijen: Stabilitas Energi

Langkah Jepang mengimpor kembali minyak Rusia adalah bukti nyata bahwa stabilitas energi domestik kini berada di atas aliansi politik Barat. Meskipun sebelumnya Jepang ikut serta dalam mengecam Rusia, lumpuhnya Selat Hormuz—jalur utama pasokan minyak dari Timur Tengah—menempatkan Jepang pada posisi yang sangat rentan.

Pemanfaatan proyek Sakhalin-2 menjadi solusi logis karena letaknya yang dekat secara geografis dan keterlibatan modal perusahaan Jepang di dalamnya. Hal ini juga menjadi sinyal kuat bagi pasar global bahwa sanksi terhadap Rusia mulai melunak secara organik ketika ketahanan energi negara-negara maju terancam oleh konflik baru di wilayah lain. Bagi Indonesia dan negara Asia lainnya, langkah Jepang ini bisa menjadi preseden untuk mencari alternatif pasokan energi serupa guna menghindari krisis biaya hidup akibat lonjakan harga minyak dunia. *****

 

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif