🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASValasRupiah Dibuka Stagnan di Rp17.337: Proyek Kebebasan Trump di Selat Hormuz Jadi...

Rupiah Dibuka Stagnan di Rp17.337: Proyek Kebebasan Trump di Selat Hormuz Jadi Sentimen Positif

-

Nilai tukar rupiah dibuka stagnan di Rp17.337 per dolar AS pada Senin (4/5/2026). Pasar pantau dampak Proyek Kebebasan Trump di Selat Hormuz dan data inflasi RI.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau bergerak datar pada pembukaan perdagangan Senin pagi (4/5/2026). Meskipun dibuka stagnan, mata uang Garuda diprediksi berpotensi menguat menyusul meredanya kekhawatiran gangguan pasokan global di Timur Tengah.

Dikutip dari Antara, rupiah bergerak 0 poin atau 0,00 persen di level Rp17.337 per dolar AS, sama dengan posisi penutupan sebelumnya. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah memiliki peluang menguat merespons langkah diplomasi terbaru Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz.

Mengutip laporan Anadolu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan inisiatif bertajuk “Proyek Kebebasan”. Dalam inisiatif ini, AS akan mulai mengawal kapal-kapal asing netral keluar dari Selat Hormuz sebagai isyarat kemanusiaan bagi negara-negara yang terjebak dalam konflik.

Trump menyatakan telah menginstruksikan perwakilannya untuk memandu kapal dan awak mereka keluar dari jalur terlarang tersebut hingga area tersebut benar-benar aman untuk navigasi. Langkah ini dinilai efektif meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global dan menekan harga minyak dunia.

Selain faktor geopolitik, penguatan rupiah juga didorong oleh melemahnya indeks dolar AS di akhir pekan. Pelemahan ini dipicu oleh data manufaktur AS yang berada di bawah ekspektasi serta langkah Bank of Japan (BoJ) yang melakukan intervensi untuk menguatkan yen pada Jumat (1/5).

Namun, Lukman Leong memperingatkan bahwa penguatan rupiah mungkin akan terbatas. Investor saat ini tengah menantikan rilis data ekonomi domestik penting, yakni data perdagangan dan angka inflasi Indonesia. “Inflasi Year on Year (YoY) Indonesia diperkirakan turun ke level 3,0 persen dari sebelumnya 3,48 persen, dengan surplus perdagangan diprediksi berada di angka 4 miliar dolar AS,” ungkap Lukman.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp17.250 hingga Rp17.400 per dolar AS sepanjang hari ini.

Analisis Redaksi Asatunews Intelijen: Katalis Kunci

Kekuatan rupiah di level Rp17.337 mencerminkan adanya tarik-menarik antara sentimen global yang membaik dan antisipasi domestik yang tinggi. Inisiatif “Proyek Kebebasan” oleh Donald Trump adalah katalis kunci yang menurunkan harga minyak dunia secara psikologis, sehingga beban impor migas Indonesia diharapkan berkurang. Namun, penurunan indeks dolar AS yang dipicu oleh intervensi Bank of Japan (BoJ) menunjukkan bahwa pasar saat ini sedang dalam kondisi volatilitas tinggi akibat perang mata uang terselubung.

Fokus utama pasar hari ini bukan hanya pada geopolitik, melainkan pada rilis data inflasi YoY Indonesia. Jika inflasi benar-benar melandai ke 3,0 persen dengan surplus perdagangan yang mencapai $4 miliar, maka rupiah memiliki landasan fundamental yang kuat untuk terapresiasi menuju kisaran Rp17.250. Tanpa sokongan data domestik yang positif, rupiah akan sulit lepas dari tekanan dolar AS meskipun tensi di Selat Hormuz  mereda. *****

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif