🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaCRYPTOBitcoinBitcoin Bertahan di Level US$71.000 Usai Serangan AS ke Kilang Minyak Iran,...

Bitcoin Bertahan di Level US$71.000 Usai Serangan AS ke Kilang Minyak Iran, Pasar Mulai Kebal Konflik?

-

Bitcoin bertahan di US$71.000 meski AS serang kilang minyak Iran di Pulau Kharg. Simak analisis pasar kripto jelang rapat The Fed dan ancaman Donald Trump.

SINGAPURA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Memasuki minggu kedua perang di Timur Tengah, performa Bitcoin (BTC) menunjukkan resiliensi yang luar biasa. Meski sempat terkoreksi tipis akibat serangan militer Amerika Serikat ke fasilitas ekspor minyak utama Iran di Pulau Kharg, harga Bitcoin masih bertengger di level US$71.000 pada Sabtu pagi (14/3/2026).

Sebelumnya, Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi di US$73.838 pada perdagangan Jumat sebelum berita pengeboman Pulau Kharg memicu penurunan sekitar 3,5%. Namun, berbeda dengan awal pecahnya konflik, kali ini pasar bereaksi lebih tenang tanpa adanya aksi jual masif yang dalam.

Para pelaku pasar tampaknya mulai beradaptasi dengan pola konflik yang terjadi. Meski ketegangan meningkat, performa mingguan aset kripto utama tetap berada di zona hijau:

  • Bitcoin (BTC): Naik 4,2% dalam sepekan.

  • Ether (ETH): Menguat 5,5% ke level US$2.090.

  • Dogecoin (DOGE): Naik 5%.

  • BNB: Tumbuh 4,5% ke US$655.

Namun, hambatan besar masih membayangi di area resistance US$73.000 – US$74.000 yang telah empat kali gagal ditembus Bitcoin dalam dua minggu terakhir.

Situasi kian memanas setelah Presiden Donald Trump menyatakan melalui Truth Social bahwa ia “mempertimbangkan kembali” serangan ke infrastruktur energi jika Iran terus memblokade Selat Hormuz. Pihak Iran merespons dengan mengancam akan melakukan serangan balasan terhadap fasilitas terkait AS di wilayah tersebut jika kilang minyak mereka menjadi target.

Badan Energi Internasional (IEA) telah menyebut gangguan pasokan energi saat ini sebagai yang terbesar dalam sejarah. Hal ini diperparah dengan likuidasi pasar sebesar US$371 juta dalam 24 jam terakhir, di mana likuidasi posisi *short* (beruang) mencapai US$207 juta.

Kini perhatian investor tertuju pada pertemuan Federal Reserve pada 17-18 Maret mendatang. Dengan harga minyak di atas US$100 dan ancaman stagflasi yang makin nyata, pasar menanti apakah Powell akan memberikan sinyal kembalinya kenaikan suku bunga.

CME FedWatch saat ini memprediksi peluang 95% suku bunga tetap di level 3,5% hingga 3,75%. Namun, revisi pada dot plot dan konferensi pers Powell akan menjadi penentu nasib aset berisiko seperti kripto di akhir bulan ini.

Strategi Trading Kripto Akhir Pekan: Antisipasi “Sideways” dan Jebakan Likuiditas Jelang Rapat The Fed

Bitcoin yang bertahan di level US$71.000 menunjukkan adanya konsolidasi kuat. Namun, volume perdagangan akhir pekan biasanya lebih rendah, yang sering kali memicu pergerakan harga yang menipu (fakeout).

Berikut adalah panduan strategi bagi para trader Asatunews.biz.id:

1. Identifikasi Range Sempit (US$70.500 – US$72.500)

Selama tidak ada serangan balasan besar di Timur Tengah dalam 24 jam ke depan, Bitcoin diprediksi akan bergerak mendatar. Strategi terbaik adalah Wait and See atau melakukan Scalping di rentang harga sempit. Jangan terburu-buru melakukan All-In sebelum ada kejelasan dari arah kebijakan suku bunga Powell.

2. Waspadai “Sunday Dip”

Secara historis, sering terjadi penurunan tipis di hari Minggu malam saat pasar Asia bersiap dibuka untuk hari Senin. Jika Bitcoin turun ke bawah US$70.000, ini bisa menjadi area akumulasi bertahap (DCA) bagi investor jangka panjang, namun merupakan sinyal bahaya bagi future traders dengan leverage tinggi.

3. Amankan Profit pada Altcoins

Mengingat Ether (ETH) dan Solana (SOL) naik lebih tinggi dari BTC dalam sepekan terakhir, sebagian trader mulai melakukan profit taking. Mengamankan modal ke dalam stablecoin (USDT/USDC) atau memindahkannya ke Emas Digital bisa menjadi langkah defensif yang bijak untuk menghadapi potensi guncangan di hari Selasa nanti. ****

SourceCOINDESK
Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif