🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASEmasEmas Terjun Bebas di Bawah Level US$4.200, Catat Penurunan Mingguan Terburuk Sejak...

Emas Terjun Bebas di Bawah Level US$4.200, Catat Penurunan Mingguan Terburuk Sejak 1983

-

Harga emas ambruk di bawah US$4.200 per ons (23/3/2026), mencatat penurunan mingguan terburuk sejak 1983. Perak juga melemah 8,3% ke level US$62,2.

ANKARA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Tren pelemahan harga emas dunia terus berlanjut secara dramatis. Pada perdagangan Senin (23/3/2026), harga sang logam mulia terperosok ke bawah level psikologis US$4.200 per ons untuk pertama kalinya sejak Desember 2025.

Berdasarkan data perdagangan pukul 07.20 GMT, harga emas bergerak fluktuatif di kisaran US$4.110 hingga US$4.536. Saat ini, emas bertengger di posisi US$4.120 per ons, mencatatkan penurunan tajam sebesar 7,8 persen dibandingkan penutupan hari Jumat pekan lalu.

Pelemahan hari ini memperpanjang catatan buruk emas setelah pada pekan lalu aset safe haven ini mengalami penurunan mingguan terbesar sejak tahun 1983. Dalam satu pekan saja, harga emas telah merosot lebih dari 10 persen.

Jika ditarik dari titik tertingginya, harga emas saat ini telah jatuh sekitar 26 persen dari rekor sejarah yang hampir menyentuh ambang batas US$5.600 per ons pada Januari 2026 lalu.

Langkah mundur emas turut memberikan tekanan pada logam berharga lainnya. Harga perak per ons dilaporkan ikut anjlok sebesar 8,3 persen ke level US$62,2, menunjukkan adanya aksi jual masif di sektor komoditas logam mulia secara global.

Hingga berita ini diturunkan, pasar masih mencermati sentimen makroekonomi yang memicu volatilitas tinggi ini, di tengah pergeseran minat investor terhadap aset-aset likuid lainnya.

Sumber: Anadolu Agency

 

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif