🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASEmasEmas Diambang 'Bear Market' Saat Tekanan Makro Meningkat, Bitcoin Bertahan di Tengah...

Emas Diambang ‘Bear Market’ Saat Tekanan Makro Meningkat, Bitcoin Bertahan di Tengah Tren Likuiditas

-

Harga emas dekati bear market dengan penurunan 20% dari puncak Januari 2026. Simak analisis korelasi emas, Bitcoin, dan pengaruh likuiditas M2 global.

NEW YORK, ASATUNEWS.BIZ.ID – Pergerakan harga emas dunia kini mendekati zona technical bear market setelah mencatatkan penurunan hampir 20% dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) pada Januari lalu. Performa ini mengejutkan banyak pihak karena emas selama ini dianggap sebagai aset lindung nilai (hedge) utama terhadap ketidakpastian geopolitik.

Meskipun ketegangan di Timur Tengah terus meningkat, harga emas justru merosot sekitar 10% sejak perang pecah pada akhir Februari 2026. Fenomena ini menantang narasi tradisional emas sebagai penyimpan nilai di tengah krisis.

Pasar saat ini tengah melakukan penyesuaian ulang terhadap prospek suku bunga. Harapan akan pemangkasan suku bunga kini memudar, dengan kebijakan moneter yang diperkirakan akan tetap restriktif hingga Desember 2026. Di sisi lain, lonjakan harga minyak akibat risiko geopolitik menambah tekanan pada inflasi, memperkuat lingkungan suku bunga tinggi yang menjadi hambatan utama bagi harga emas.

Namun, jika disesuaikan dengan suplai uang M2 (termasuk uang tunai dan deposito), emas saat ini diperdagangkan mendekati level puncak historis tahun 1974 dan 2011. Hal ini menunjukkan kemungkinan emas sedang membentuk lantai siklus relatif terhadap likuiditas global.

Berbeda dengan emas, Bitcoin relatif terhadap M2 masih berada dalam fase konsolidasi yang mirip dengan pola tahun 2024. Meskipun Bitcoin masih berada sekitar 40% di bawah rekor tertingginya pada Oktober lalu, aset kripto ini tengah menguji kembali level tertinggi tahun 2021 dalam basis penyesuaian likuiditas.

Menariknya, emas mulai menunjukkan korelasi positif dengan pasar kripto setelah mengalami penurunan tajam dari level US$5.000 pada Rabu lalu. Sejak saat itu, pergerakan harga emas terpantau bergerak beriringan dengan Bitcoin, setelah sebelumnya sempat bergerak divergen.

Sumber: CoinDesk

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Sentimen Geopolitik Memanas dan Efek Inflasi AS, Rupiah Ambles ke Level Rp 17.668 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp 17.668 per dolar AS (18/5/2026). Pengamat sebut dipicu oleh risiko inflasi energi AS dan eskalasi geopolitik global. Tekanan...

Cetak Rekor Baru Tembus 81.511 Dolar AS, Reli Bitcoin Dipicu Efek ‘CLARITY Act’ dan Short Squeeze Masif

Harga Bitcoin tembus rekor 81.511 dolar AS dipicu sentimen positif RUU CLARITY Act di Senat AS dan fenomena short squeeze masif senilai 71 juta dolar...

Krisis Timur Tengah Mulai Hantam Ekonomi Riil Korea Selatan, Indeks KOSPI Longsor 6 Persen

Menkeu Korsel Koo Yun-cheol sebut Krisis Timur Tengah mulai hantam ekonomi riil. Indeks saham KOSPI anjlok 6% dipicu inflasi dan aksi jual masif. Dampak rembetan dari...

Strategi Efisiensi Global, Starbucks Umumkan PHK 300 Karyawan Sektor Pendukung di AS

Di bawah strategi "Back to Starbucks", Starbucks umumkan PHK terhadap 300 karyawan sektor pendukung di AS dan berencana efisiensi operasional internasional. Raksasa jaringan kedai kopi global,...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif