INDONESIA MARKET UPDATE

IHSG SUKSES REBOUND KE LEVEL 6.162

Saham Energi dan Barang Baku Melesat Imbas Rumor Penundaan Aturan Pembatasan Ekspor

PENUTUPAN IHSG 6.162,05 (+1,10%)
LONJAKAN SEKTOR BARANG BAKU +6,74%
NILAI TRANSAKSI HARIAN Rp 21,56 Triliun
🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
INDONESIA COMMODITY UPDATE

HARGA EMAS PERHIASAN MERANGKAK NAIK

Kadar 24 Karat Tembus Rp2,43 Juta per Gram, Momentum Strategis Ambil Untung via Buyback Rajaemas

HARGA JUAL LAKUEMAS (24K) Rp 2.430.000 / gr
BUYBACK RAJAEMAS (K24*) Rp 2.460.000 / gr
KADAR TERENDAH (K5) Rp 456.000 / gr
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASValasMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Rupiah Hanya Depresiasi 0,3% Saat Perang, Ekonomi Indonesia...

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Rupiah Hanya Depresiasi 0,3% Saat Perang, Ekonomi Indonesia Sangat Tangguh

-

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap ketahanan Rupiah yang hanya terdepresiasi 0,3% saat perang. Simak data inflow asing di pasar saham dan SBN Maret 2026.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah memanasnya dinamika global. Menurutnya, stabilitas nilai tukar rupiah dan tingginya kepercayaan investor asing menjadi bukti nyata fondasi ekonomi domestik yang solid.

Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Purbaya menepis kekhawatiran berlebihan mengenai pelemahan rupiah akibat konflik geopolitik. Ia mengungkapkan bahwa tekanan terhadap mata uang Garuda saat ini relatif terbatas jika dibandingkan dengan narasi negatif yang beredar.

“Ada yang bilang rupiah hancur, tetapi kalau dilihat betul, setiap ada perang, rupiah itu hanya terdepresiasi sebesar 0,3 persen. Jadi, sebetulnya bagus daya tahan kita,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan bahwa kepercayaan investor asing tercermin dari selisih imbal hasil (spread) antara Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia dengan obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury). Data menunjukkan spread tersebut hanya naik tipis dari 240 basis poin pada Januari 2025 menjadi sekitar 243 basis poin saat ini.

“Naiknya hanya terbatas, hanya 3 basis poin. Artinya asing masih percaya ke kita. Yang domestik saja yang tidak percaya,” sindirnya.

Purbaya juga memaparkan data aliran modal asing (inflow) yang tetap menunjukkan tren positif pada Maret 2026. Investasi asing pada instrumen saham dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masing-masing mencatat masuknya dana sekitar Rp2,2 triliun.

Sementara itu, pada instrumen SBN, arus modal keluar (outflow) tercatat sangat terbatas, yakni hanya sekitar Rp0,7 triliun.

“Jadi, setelah gonjang-ganjing di bulan Maret, sebetulnya modal masih masuk ke sini. Artinya mereka percaya betul bahwa fondasi kita bagus. Investor yang asli seperti ini, karena mereka benar-benar menaruh uangnya,” jelas Purbaya.

Pemerintah optimistis bahwa dengan terjaganya indikator makroekonomi ini, Indonesia akan mampu melewati periode ketidakpastian global tanpa guncangan berarti pada sektor keuangan.

Analisis: Mengapa Rupiah Lebih Tangguh dari Mata Uang Regional Lainnya di 2026?

Di tengah eskalasi konflik di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga minyak dunia, nilai tukar Rupiah menunjukkan performa yang mengejutkan. Seperti yang disampaikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, depresiasi Rupiah yang hanya 0,3% jauh lebih stabil dibandingkan beberapa mata uang di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.

Berikut adalah tiga faktor utama mengapa Garuda lebih perkasa dibanding regional lainnya:

1. Keunggulan Eksportir Komoditas (Commodity Currency) Berbeda dengan Thailand atau Filipina yang merupakan importir energi murni, Indonesia diuntungkan oleh kenaikan harga komoditas global. Saat harga minyak naik, harga batu bara dan CPO biasanya mengikuti. Aliran devisa dari ekspor komoditas ini menjadi “jangkar” yang menjaga pasokan dolar di dalam negeri tetap melimpah.

2. Kebijakan SRBI yang Atraktif Bank Indonesia (BI) sangat taktis dalam menarik modal asing melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Dengan imbal hasil yang kompetitif, SRBI berhasil menarik inflow hingga Rp2,2 triliun pada Maret ini, yang secara langsung memperkuat cadangan devisa dan menopang nilai tukar.

3. Pengelolaan Fiskal dan Utang yang Pruden Selisih imbal hasil (spread) SBN terhadap US Treasury yang hanya melebar 3 basis poin (ke level 243 bps) menunjukkan bahwa risiko gagal bayar Indonesia dianggap sangat rendah oleh investor global. Kepercayaan ini membuat investor tidak terburu-buru melakukan capital flight dari pasar keuangan Indonesia. ****

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Sinyal Damai AS-Iran Muncul, Harga Komoditas Energi Global Kompak Ditutup Melandai

Harga minyak mentah Brent, WTI, dan gas alam Eropa (Dutch TTF) kompak merosot menyusul sinyal damai antara AS dan Iran. Simak dampak dan analisisnya untuk...

Sentimen Timur Tengah Mereda, Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah di Level 50.285

Bursa saham New York (Wall Street) ditutup menguat dipimpin rekor historis Dow Jones. Simak sentimen harga minyak, obligasi AS, saham IBM, serta dampaknya bagi Indonesia. Bursa...

Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu 23 Mei 2026 Terkoreksi Turun Rp15.000 Per Gram, Sinyal Serok untuk Koleksi Baru?

Update harga logam mulia Antam hari ini Sabtu 23 Mei 2026 terpantau turun ke level Rp2.773.000 per gram. Sementara harga buyback stagnan, simak rincian aturan...

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 23 Mei 2026 Merangkak Naik, Kadar 24 Karat Tembus Rp2,43 Juta per Gram

Update harga emas perhiasan hari ini Sabtu 23 Mei 2026 di Lakuemas dan Rajaemas terpantau naik. Simak rincian daftar harga lengkap berdasarkan kadar karatnya. Kabar gembira...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif