Update harga emas perhiasan hari ini Sabtu 23 Mei 2026 di Lakuemas dan Rajaemas terpantau naik. Simak rincian daftar harga lengkap berdasarkan kadar karatnya.
Kabar gembira bagi para kolektor dan investor logam mulia di tanah air. Harga jual emas perhiasan pada perdagangan Sabtu (23/5/2026) hari ini resmi mencatatkan kenaikan. Di platform Lakuemas, harga emas perhiasan untuk kadar tertinggi kini dibanderol mencapai Rp2,43 juta per gram.
Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin melakukan aksi ambil untung (profit taking), harga pembelian kembali (buyback) emas perhiasan di gerai Rajaemas juga terpantau menjanjikan. Harga buyback tertinggi untuk kadar K24* sukses menyentuh angka Rp2,46 juta per gram. Di sisi lain, untuk pilihan investasi yang paling terjangkau, harga buyback terendah ditempati oleh kadar 5 karat dengan harga Rp456.000 per gram.
Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi jual maupun beli akhir pekan ini, berikut adalah rincian daftar harga emas perhiasan terbaru per gram yang berlaku hari ini, Sabtu 23 Mei 2026:
Daftar Harga Jual Emas Perhiasan di Lakuemas
-
24K (99%): Rp2.430.000
-
23K: Rp2.095.000
-
22K: Rp2.006.000
-
21K: Rp1.917.000
-
20K: Rp1.824.000
-
19K: Rp1.732.000
-
18K: Rp1.639.000
-
17K: Rp1.546.000
-
16K: Rp1.453.000
-
15K: Rp1.363.000
-
14K: Rp1.271.000
-
13K: Rp1.180.000
-
12K: Rp1.087.000
-
11K: Rp995.000
-
10K: Rp904.000
-
9K: Rp811.000
Daftar Harga Buyback Emas Perhiasan di Rajaemas
-
K24:* Rp2.460.000
-
K24: Rp2.245.000
-
K23: Rp2.093.000
-
K22: Rp2.001.000
-
K21: Rp1.912.000
-
K20: Rp1.820.000
-
K19: Rp1.729.000
-
K18: Rp1.639.000
-
K17: Rp1.548.000
-
K16: Rp1.456.000
-
K15: Rp1.366.000
-
K14: Rp1.274.000
-
K13: Rp1.183.000
-
K12: Rp1.093.000
-
K11: Rp1.001.000
-
K10: Rp910.000
-
K9: Rp820.000
-
K8: Rp729.000
-
K7: Rp637.000
-
K6: Rp548.000
-
K5: Rp456.000
Analisis Kontekstual: Cerdas Menyikapi Tren Kenaikan Emas Perhiasan
Pergerakan harga emas perhiasan yang terus merangkak naik hingga menembus angka Rp2,4 juta per gram untuk kadar 24 karat ini memberikan potret menarik bagi dinamika finansial masyarakat lokal:
1. Emas Perhiasan sebagai Jaring Pengaman Finansial Rumah Tangga Bagi mayoritas masyarakat Indonesia, emas perhiasan memegang peran ganda (dual purpose), yaitu sebagai aksesori penunjang penampilan sekaligus instrumen tabungan darurat yang paling populer. Kenaikan harga hari ini membuktikan bahwa emas tetap menjadi aset pelindung nilai (hedging) yang efektif di tengah fluktuasi ekonomi global. Konversi dana ke dalam bentuk emas perhiasan dengan kadar rendah (seperti 10K hingga 17K) kian diminati oleh segmen ibu rumah tangga karena harganya yang lebih ramah di kantong namun tetap memiliki nilai jual kembali yang liquid.
2. Strategi Memanfaatkan Momentum ‘Buyback’ Tinggi Melihat data perdagangan hari ini, terdapat fenomena menarik di mana harga buyback tertinggi di Rajaemas (K24*) mencapai Rp2,46 juta per gram, sedikit di atas harga jual dasar Lakuemas untuk 24K umum. Bagi masyarakat yang membutuhkan likuiditas mendesak atau ingin mengamankan keuntungan finansial, akhir pekan ini menjadi momentum yang sangat ideal untuk menjual kembali koleksi emas lama mereka.
3. Pertimbangan Biaya Pembuatan saat Membeli Meskipun harga emas perhiasan menunjukkan tren naik yang menggiurkan, pembaca di Indonesia harus tetap cermat sebelum melakukan pembelian baru. Perlu diingat bahwa saat membeli emas perhiasan di toko fisik maupun platform digital, umumnya terdapat komponen “biaya pembuatan” (ongkos cetak/desain) berkisar antara 10% hingga 20% yang tidak akan dihitung saat emas tersebut dijual kembali. Oleh karena itu, jika tujuan utama Anda murni untuk investasi jangka panjang demi keuntungan modal (capital gain), sangat disarankan untuk memprioritaskan emas batangan (logam mulia polosan). Namun jika Anda mencari keseimbangan antara fungsi estetika fashion dan tabungan, emas perhiasan berkadar menengah-tinggi (17K ke atas) tetap menjadi pilihan bijak. Source
