🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaCRYPTOBlockchainIndodax Luncurkan 7 Saham Global Berbasis Blockchain, Dari Tesla Hingga NVIDIA Kini...

Indodax Luncurkan 7 Saham Global Berbasis Blockchain, Dari Tesla Hingga NVIDIA Kini Bisa Dibeli 24 Jam

-

Indodax luncurkan 7 aset tokenized stocks (Tesla, NVIDIA, Apple) berbasis blockchain Solana. Akses saham global 24 jam dengan sistem fraksional bagi investor RI.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID– Platform pertukaran aset digital Indodax resmi menghadirkan tujuh aset tokenized stocks untuk memperluas akses investor Indonesia terhadap saham perusahaan global. Inovasi ini memungkinkan pemodal ritel mendapatkan eksposur saham luar negeri melalui teknologi blockchain Solana dengan sistem perdagangan yang berjalan 24 jam penuh.

Dikutip dari Antara News, Vice President Indodax Antony Kusuma menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan alternatif instrumen investasi yang menjembatani pasar keuangan tradisional dengan ekosistem digital.

“Melalui tokenized stocks, kami melihat adanya pergeseran cara investor mengakses aset global menjadi lebih terbuka dan fleksibel. Ini bukan hanya soal kemudahan akses, tetapi juga bagaimana teknologi blockchain dapat menyederhanakan proses yang sebelumnya kompleks,” ujar Antony dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

 Tujuh aset yang dihadirkan Indodax mencakup perusahaan teknologi raksasa, yaitu: Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), NVIDIA (NVDAX), Circle (CRCLX), Apple (AAPLX), Amazon (AMZNX), dan Coinbase (COINX).

Antony menjelaskan bahwa tokenized stocks adalah aset digital yang nilainya dipatok (pegged) dengan rasio 1:1 terhadap harga saham di pasar modal tradisional. Dengan skema ini, investor tidak perlu lagi melalui mekanisme pembukaan akun broker internasional yang konvensional dan rumit.

Salah satu keunggulan utama dari instrumen ini adalah kepemilikan dalam jumlah fraksional, yang memungkinkan investor membeli aset dalam unit yang sangat kecil. Selain itu, sistem blockchain memungkinkan penyelesaian transaksi secara real-time dan dana dapat ditarik kapan saja tanpa hambatan jam operasional bursa.

Meski demikian, Indodax mengingatkan adanya risiko selisih harga (spread) pada waktu tertentu akibat perbedaan karakteristik pasar kripto yang berjalan 24/7 dengan bursa saham konvensional yang memiliki jam operasional terbatas.

“Upaya ini diharapkan dapat mendorong ekosistem yang lebih transparan, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh member,” pungkas Antony.

Analisis Redaksi Asatunews Intelijen:  Manuver Strategis

Langkah Indodax menghadirkan tokenized stocks (TSLAX hingga NVDAX) di jaringan Solana adalah manuver strategis untuk mencuri ceruk pasar investor saham yang selama ini terhambat oleh minimum pembelian (lot) dan kerumitan administrasi broker luar negeri. Secara fundamental, ini memperkuat posisi blockchain bukan sekadar sebagai alat spekulasi koin, melainkan sebagai infrastruktur distribusi aset finansial yang efisien.

Namun, investor perlu mencermati aspek transparansi cadangan (proof of reserve) dari entitas yang melakukan tokenisasi saham tersebut untuk memastikan rasio 1:1 benar-benar terjaga. Selain itu, potensi fluktuasi harga saat bursa AS tutup (akhir pekan) sementara perdagangan di blockchain tetap berjalan dapat menciptakan volatilitas “bayangan”. Inovasi ini sangat menjanjikan bagi diversifikasi portofolio ritel Indonesia, namun tetap memerlukan literasi tinggi terkait risiko likuiditas di luar jam bursa resmi. ****

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif