🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaCRYPTOBitcoinIndodax Desak Standardisasi Influencer Kripto, Waspadai Kampanye Negatif Akun Anonim

Indodax Desak Standardisasi Influencer Kripto, Waspadai Kampanye Negatif Akun Anonim

-

CEO Indodax William Sutanto tegaskan perlunya standardisasi bagi influencer kripto guna cegah misinformasi dan kampanye negatif dari akun anonim.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Peran pemengaruh atau influencer dinilai sangat strategis dalam mempercepat literasi aset kripto di Indonesia. Namun, seiring meningkatnya konsumsi informasi digital, industri mendesak adanya standardisasi dan pengawasan ketat, terutama terhadap akun-akun anonim yang kerap menyebarkan misinformasi.

Dikutip dari Antara News, CEO Indodax William Sutanto menyatakan bahwa influencer adalah jembatan penting untuk menyederhanakan kompleksitas informasi teknis kripto kepada masyarakat. Kehadiran mereka di platform seperti Instagram, YouTube, dan Twitter telah membantu ekosistem kripto nasional berkembang pesat.

“Ekosistem kripto di Indonesia tidak akan berkembang seperti saat ini tanpa kontribusi influencer dan konten kreator yang menggaungkan pasar kripto,” ujar William dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Meski berkontribusi positif, William menyoroti munculnya fenomena akun anonim yang memiliki pengaruh besar namun suaranya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam beberapa kasus, termasuk yang dialami Indodax, akun-akun tersebut terdeteksi melakukan pencemaran nama baik dan black campaign (kampanye negatif).

“Diperlukan pengaturan dan pengawasan yang lebih ketat agar ekosistem kripto tetap sehat dan berintegritas. Kita perlu batasan yang jelas agar aktivitas pemasaran dan distribusi informasi tidak merugikan publik,” tegasnya saat berbicara di sesi Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026.

Sebagai langkah konkret, Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 sepanjang April hingga Mei. Program tahun keempat ini mengusung tema “Integrasi Inovasi Blockchain dan Kripto: Mewujudkan Transformasi Ekosistem Digital yang Inklusif”.

BLK 2026 secara khusus melibatkan influencer dan konten kreator untuk meminimalkan misinformasi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan literasi kripto dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas, mulai dari akademisi hingga aparat penegak hukum, dengan cara yang aman dan transparan.

Analisis Redaksi Asatunews.biz.id Intelijen: Polusi Informasi

Desakan CEO Indodax untuk melakukan standardisasi bagi influencer kripto adalah respons defensif sekaligus proaktif terhadap “polusi informasi” di pasar digital. Saat ini, garis antara edukasi tulus dan skema pump-and-dump sering kali kabur. Kehadiran akun anonim yang mampu menggerakkan sentimen pasar tanpa risiko hukum (karena identitas tersembunyi) merupakan ancaman sistemik bagi stabilitas industri dan perlindungan konsumen.

Pelibatan OJK dalam Bulan Literasi Kripto 2026 menandakan bahwa otoritas mulai melihat influencer bukan hanya sebagai fenomena sosial, tetapi sebagai entitas yang perlu diatur dalam koridor jasa keuangan. Ke depan, kemungkinan besar akan ada lisensi atau kode etik khusus bagi siapa pun yang memberikan “nasihat keuangan” terkait aset kripto di ruang publik guna memastikan bahwa inovasi blockchain tetap berada dalam jalur transformasi digital yang berintegritas. ****

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif