INDONESIA CURRENCY UPDATE

EFEK INSTAN BI-RATE NAIK, RUPIAH LANGSUNG MELESAT KE Rp18.058

Respons Positif Pasar Atas Kenaikan Suku Bunga Acuan 25 Bps Berhasil Lempar Balik Dolar AS

KURS RUPIAH SPOT Rp 18.058 (+0,71%)
KURS JISDOR BI Rp 18.141 / USD
PENGUATAN HARIAN Melonjak 130 Poin
🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
INDONESIA CURRENCY UPDATE

EFEK INSTAN BI-RATE NAIK, RUPIAH LANGSUNG MELESAT KE Rp18.058

Respons Positif Pasar Atas Kenaikan Suku Bunga Acuan 25 Bps Berhasil Lempar Balik Dolar AS

KURS RUPIAH SPOT Rp 18.058 (+0,71%)
KURS JISDOR BI Rp 18.141 / USD
PENGUATAN HARIAN Melonjak 130 Poin
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaPASAR MODALIHSGSeluruh Sektor Kompak Merah, IHSG Anjlok 1,85 Persen dan Rupiah Tembus Rekor...

Seluruh Sektor Kompak Merah, IHSG Anjlok 1,85 Persen dan Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah

-

IHSG hari ini ditutup anjlok 1,85% ke level 6.599,24 bersamaan dengan nilai tukar rupiah yang ambruk ke Rp 17.667 per dollar AS akibat sentimen regional.

Tekanan jual masif melanda pasar keuangan domestik pada perdagangan awal pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok signifikan dibayangi oleh sentimen negatif regional Asia serta aksi lepas saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) oleh pelaku pasar.

Dikutip dari Kompas.com, IHSG ditutup anjlok 1,85 persen atau terpangkas 124,08 poin ke level 6.599,24 pada perdagangan Senin (18/5/2026). Sepanjang sesi, indeks bergerak sangat fluktuatif di rentang 6.398,79 hingga 6.631,28 setelah sempat dibuka melemah lebih dari 2 persen dan merosot hingga di atas 4 persen pada sesi I.

Penurunan ini mengikis kapitalisasi pasar bursa menjadi Rp 11.539 triliun. Kendati demikian, aktivitas transaksi terpantau tetap ramai dengan nilai perdagangan mencapai Rp 20,47 triliun hingga Rp 20,71 triliun, didukung volume perdagangan sekitar 29,72 miliar hingga 31,99 billion lembar saham dengan frekuensi mencapai 2,54 juta hingga 2,57 juta kali transaksi.

Berdasarkan data Refinitiv, tekanan jual merata di seluruh indeks sektoral dengan sektor bahan baku mencatatkan koreksi paling dalam. Diikuti oleh sektor transportasi yang anjlok 6,20 persen, sektor bahan baku turun 5,17 persen, serta sektor perindustrian melemah 3,24 persen. Sektor utilitas dan kesehatan juga masing-masing merosot 2,96 persen dan 2,75 persen.

Ambruknya indeks hari ini dipicu oleh rontoknya sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps). Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi beban utama setelah didepak dari indeks global MSCI. DSSA anjlok 14,98 persen ke level 880, sedangkan TPIA merosot 14,88 persen ke posisi 3.660. Kedua saham ini bahkan sempat menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB) sejak perdagangan pagi.

Saham perbankan jumbo ikut memperberat langkah bursa. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi emiten penekan terbesar dengan menyumbang penurunan 12,55 poin terhadap IHSG, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar 6,26 poin.

Di sisi lain, saham PT Astra International Tbk (ASII) tampil memimpin barisan top gainers LQ45 dengan penguatan 4,35 persen, ditemani PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 4,18 persen, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang tumbuh 4,05 persen.

Keterpurukan pasar saham berjalan selaras dengan pelemahan nilai tukar rupiah di pasar spot. Mata uang garuda ditutup merosot sekitar 71 poin ke level Rp 17.667 per dollar AS. Posisi ini resmi tercatat sebagai level penutupan rupiah terlemah sepanjang sejarah.

Koreksi massal ini juga searah dengan mayoritas bursa di kawasan Asia yang didominasi oleh zona merah. Indeks Nikkei 225 Jepang jatuh 0,97 persen ke level 60.815,95, disusul indeks Hang Seng Hong Kong yang terkoreksi 1,11 persen ke posisi 25.675,18, dan indeks SSE Composite China melemah tipis 0,09 persen ke level 4.131,53. Di tengah pelemahan regional, hanya indeks Straits Times Singapura yang berhasil merayap naik tipis 0,12 persen ke posisi 4.994,97.

Analisis Redaksi Asatunews Intelijen: Sentimen Kuat

Kejatuhan ganda (double hit) pada IHSG ke level 6.599 dan jebolnya rupiah hingga Rp 17.667 per dollar AS menandakan adanya guncangan sentimen yang sangat kuat di pasar modal Indonesia. Faktor pemicu utamanya bersifat kombinasi (interlocking factors), yakni aksi rebalancing indeks global MSCI yang memicu tekanan jual masif pada saham penggerak indeks seperti DSSA dan TPIA, berbarengan dengan keluarnya modal asing (capital outflow) dari saham perbankan besar (BBRI dan BMRI).

Namun, jika melihat volume dan nilai transaksi yang tetap tinggi di kisaran Rp 20 triliun, pasar sebenarnya tidak kekurangan likuiditas. Terjadinya perpindahan dana ke saham defensif dan komoditas (seperti ASII, ITMG, dan TLKM) mengindikasikan bahwa kepanikan ini bersifat rotasi portofolio jangka pendek akibat kepatuhan dana global terhadap indeks acuan, bukan akibat kerusakan struktural pada emiten bursa domestik. Level terendah rupiah yang mencetak rekor sejarah membutuhkan perhatian khusus dari otoritas moneter karena tingginya volume transaksi bursa membuktikan bahwa pasar masih aktif merespons dinamika volatilitas regional secara rasional. *****

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Optimisme Damai Timur Tengah: Harga Emas Dunia Menanjak, Minyak Bumi dan Gas Eropa Kompak Ambles

Harga emas dunia naik ke level US$ 4.340 per ons menyusul gencatan senjata Iran-Israel. Sebaliknya, pasar energi seperti minyak Brent dan gas Eropa kompak merosot. Pergerakan...

Bursa Saham AS Rebound: Saham Chip Bangkit di Tengah Gencatan Senjata Iran-Israel dan Menanti IPO SpaceX

Wall Street ditutup bervariasi dengan penguatan pada S&P 500 dan Nasdaq berkat rebound sektor semikonduktor. Pasar pantau ketat tensi Iran-Israel dan IPO raksasa SpaceX. Bursa saham...

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000 per Gram, Cek Rincian Pecahan dan Aturan Pajak Terbaru

Harga emas Antam terpantau turun ke level Rp2.733.000 per gram pada Selasa pagi. Simak daftar harga pecahan lengkap dan simulasi pajak buyback di sini. Harga emas...

IHSG Meroket Fantastis 7,57 Persen ke Level 5.746, Efek Rencana Buyback BUMN dan Kenaikan BI-Rate

IHSG Meroket Fantastis 7,57 Persen ke Level 5.746, Efek Rencana Buyback BUMN dan Kenaikan BI-Rate Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan lonjakan...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif