🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaPASAR MODALSahamWall Street Menghijau Saat Tensi Perang AS-Iran Mereda, Dow Jones Melesat 275...

Wall Street Menghijau Saat Tensi Perang AS-Iran Mereda, Dow Jones Melesat 275 Poin

-

Wall Street ditutup menguat Jumat (10/4/2026). Indeks Dow Jones naik 275 poin saat tensi AS-Iran mereda, meski harga minyak Brent naik ke US$96,4 per barel.

NEW YORK, ASATUNEWS.BIZ.ID– Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan. Optimisme investor kembali pulih seiring meredanya kekhawatiran atas potensi berakhirnya gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran.

Dikutip dari Anadolu Agency, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 0,58% atau 275,88 poin ke level 48.185,80. Penguatan juga diikuti oleh Nasdaq Composite yang naik 0,83% ke posisi 22.822,42, serta S&P 500 yang bertambah 0,62% menjadi 6.824,66.

Seiring dengan kembalinya nafsu makan risiko (risk appetite) pasar, Volatility Index (VIX) yang sering disebut sebagai “indeks ketakutan” Wall Street, anjlok 7.37% ke level 19,49.

Meskipun harga minyak dunia terus merangkak naik akibat tersendatnya lalu lintas di Selat Hormuz, pasar saham tetap bergerak positif. Optimisme ini diperkuat oleh pengumuman Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengenai dimulainya negosiasi langsung dengan Lebanon.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah Brent naik sekitar 2% menjadi US$96,4 per barel. Namun, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva memberikan catatan peringatan. Ia menyatakan bahwa skenario paling optimis sekalipun pasca-perang di Timur Tengah tetap akan melibatkan revisi turun terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global.

Dari sisi makroekonomi, data menunjukkan ekonomi AS tumbuh 0,5% pada kuartal keempat 2025, sedikit di bawah perkiraan. Selain itu, jumlah klaim tunjangan pengangguran awal untuk pekan yang berakhir 4 April melonjak menjadi 219.000, melebihi ekspektasi pasar.

Sementara itu, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti—ukuran inflasi favorit Fed—naik 0,4% secara bulanan dan 3% secara tahunan pada Februari, sesuai dengan proyeksi analis.

Berbeda dengan Wall Street, mayoritas bursa Eropa justru berakhir di zona merah. Indeks STOXX Europe 600 turun 0,15%. DAX Jerman merosot tajam 1,14%, sementara FTSE 100 Inggris turun tipis 0,05%. Sebaliknya, FTSE MIB Italia berhasil melawan arus dengan kenaikan 0,5%.

Analisis Redaksi Asatunews.biz.id Intelijen: Ketangguhan Psikologis

Reli di Wall Street kali ini menunjukkan ketangguhan psikologis investor terhadap volatilitas harga minyak. Meskipun Brent merangkak naik ke level US$96,4, pasar lebih memilih merespons narasi deeskalasi konflik antara AS-Iran dan prospek damai di Lebanon.

Namun, data makroekonomi AS memberikan sinyal waspada. Kenaikan klaim pengangguran ke angka 219.000 dan pertumbuhan ekonomi yang melambat (0,5%) mengindikasikan bahwa dampak tingginya harga energi mulai merembes ke sektor ketenagakerjaan. Peringatan Kristalina Georgieva dari IMF mempertegas bahwa tantangan sesungguhnya adalah pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang akan melambat akibat disrupsi berkelanjutan di jalur logistik energi dunia seperti Selat Hormuz. ****

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif