🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaBISNISMakroLikuiditas Nasional Tembus Rp10.089,9 Triliun: Bank Indonesia Catat Pertumbuhan Uang Beredar (M2)...

Likuiditas Nasional Tembus Rp10.089,9 Triliun: Bank Indonesia Catat Pertumbuhan Uang Beredar (M2) 8,7 Persen

-

Bank Indonesia mencatat uang beredar (M2) pada Februari 2026 mencapai Rp10.089,9 triliun, tumbuh 8,7 persen (yoy) didorong kredit dan tagihan pemerintah.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian Indonesia atau uang beredar dalam arti luas (M2) tetap menunjukkan tren pertumbuhan positif pada periode Februari 2026. Berdasarkan data terbaru, posisi M2 tercatat menyentuh angka fantastis Rp10.089,9 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengungkapkan bahwa nilai tersebut tumbuh sebesar 8,7 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini tercatat melandai jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada Januari 2026 yang sempat menyentuh level 10,0 persen (yoy).

“Posisi M2 pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp10.089,9 triliun atau tumbuh sebesar 8,7 persen (yoy),” ujar Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Pertumbuhan likuiditas ini utamanya dipicu oleh dua faktor fundamental: tagihan bersih kepada pemerintah pusat (Pempus) dan penyaluran kredit perbankan. Tagihan bersih kepada Pempus tercatat melesat signifikan sebesar 25,6 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan capaian bulan sebelumnya yang sebesar 22,6 persen (yoy).

Di sisi lain, penyaluran kredit pada Februari 2026 tumbuh sebesar 8,9 persen (yoy). Penyaluran ini mencakup kredit dalam bentuk pinjaman (loans), namun tidak termasuk instrumen surat berharga, tagihan akseptasi, maupun tagihan repo.

BI juga merinci bahwa perkembangan M2 didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,4 persen (yoy) serta uang kuasi yang tumbuh 3,1 persen (yoy).

Sementara itu, uang primer (M0) adjusted hingga Januari 2026 tercatat sebesar Rp2.193 triliun atau tumbuh 14,7 persen (yoy). Perkembangan ini sangat dipengaruhi oleh kenaikan giro bank umum di Bank Indonesia sebesar 30,1 persen (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 12,4 persen (yoy). Pertumbuhan M0 ini juga telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas sebagai bagian dari pengendalian moneter.

Sumber: Antara News

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Sentimen Geopolitik Memanas dan Efek Inflasi AS, Rupiah Ambles ke Level Rp 17.668 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp 17.668 per dolar AS (18/5/2026). Pengamat sebut dipicu oleh risiko inflasi energi AS dan eskalasi geopolitik global. Tekanan...

Cetak Rekor Baru Tembus 81.511 Dolar AS, Reli Bitcoin Dipicu Efek ‘CLARITY Act’ dan Short Squeeze Masif

Harga Bitcoin tembus rekor 81.511 dolar AS dipicu sentimen positif RUU CLARITY Act di Senat AS dan fenomena short squeeze masif senilai 71 juta dolar...

Krisis Timur Tengah Mulai Hantam Ekonomi Riil Korea Selatan, Indeks KOSPI Longsor 6 Persen

Menkeu Korsel Koo Yun-cheol sebut Krisis Timur Tengah mulai hantam ekonomi riil. Indeks saham KOSPI anjlok 6% dipicu inflasi dan aksi jual masif. Dampak rembetan dari...

Strategi Efisiensi Global, Starbucks Umumkan PHK 300 Karyawan Sektor Pendukung di AS

Di bawah strategi "Back to Starbucks", Starbucks umumkan PHK terhadap 300 karyawan sektor pendukung di AS dan berencana efisiensi operasional internasional. Raksasa jaringan kedai kopi global,...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif