Bitcoin anjlok ke level $64.000 akibat aksi sell-off mendadak dan pengaruh kebijakan tarif Trump. Simak analisis pasar crypto terbaru hari ini hanya di Asatunews Biz ID.
ASATUNEWS.BIZ.ID – Pasar kripto mengalami guncangan mendadak dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) terpantau turun ke kisaran level $64.000 setelah sempat menunjukkan tren bullish. Penurunan ini memicu pertanyaan besar di kalangan investor: Apakah ini awal dari tren bearish atau sekadar koreksi sehat?
Ada tiga faktor utama yang diidentifikasi oleh para analis pasar sebagai pemicu tekanan jual (sell-off) pekan ini:
1. Sentimen Politik dan Tarif Trump Wacana kebijakan tarif perdagangan yang ditekankan oleh Donald Trump memicu spekulasi di pasar keuangan global. Meskipun Bitcoin sering dianggap sebagai aset lindung nilai, ketidakpastian kebijakan ekonomi AS cenderung membuat investor beralih sementara ke aset yang lebih stabil, sehingga memicu volatilitas pada aset berisiko.
2. Aksi Sell-Off Mendadak Data on-chain menunjukkan adanya aliran keluar (outflow) besar-besaran dari beberapa dompet “Whale” dan pemegang jangka pendek. Aksi ambil untung (profit taking) ini terjadi secara bersamaan di tengah kekhawatiran pasar terhadap kondisi makroekonomi yang belum stabil.
3. Likuidasi Massal di Pasar Berjangka Penurunan harga ke bawah level $66.000 memicu likuidasi berantai pada posisi long (beli) di pasar berjangka. Hal ini mempercepat penurunan harga secara mendadak hingga menyentuh area $64.000 dalam waktu singkat.
Secara teknis, level $64.000 kini menjadi support kritis. Jika Bitcoin mampu bertahan dan melakukan rebound dari area ini, target kenaikan berikutnya tetap berada di zona $68.000. Namun, jika level ini jebol, investor harus waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut ke area $62.000. ****
SIMAK VIDEONYA
