🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaCRYPTOBitcoinSaham MARA Holdings Melejit 10%: Jual Bitcoin Rp17 Triliun untuk Pangkas Utang...

Saham MARA Holdings Melejit 10%: Jual Bitcoin Rp17 Triliun untuk Pangkas Utang Besar-besaran

-

Saham MARA Holdings melejit 10% setelah menjual 15.133 Bitcoin senilai US$1,1 miliar. Dana digunakan untuk buyback utang konversi US$1 miliar dengan harga diskon.

MIAMI, ASATUNEWS.BIZ.ID – Raksasa penambangan Bitcoin, MARA Holdings (MARA), melakukan langkah strategis besar untuk memperkuat struktur permodalannya. Perusahaan mengonfirmasi telah menjual sebanyak 15.133 Bitcoin (BTC) senilai kurang lebih US$1,1 miliar (sekitar Rp17,3 triliun) dalam periode 4 Maret hingga 25 Maret 2026.

Dana segar hasil penjualan aset kripto tersebut digunakan MARA untuk melakukan pembelian kembali (buyback) surat utang senior konversi (convertible senior notes) tahun 2030 dan 2031 dengan nilai total sekitar US$1,0 miliar. Aksi korporasi ini dilakukan dengan harga diskon sekitar 9% di bawah nilai nominal (par).

Secara rinci, MARA membeli kembali surat utang tahun 2030 senilai US$367,5 juta dengan harga US$322,9 juta. Selain itu, perusahaan juga menarik kembali surat utang tahun 2031 senilai US$633,4 juta seharga US$589,9 juta. Perusahaan menyatakan bahwa pembelian dengan harga diskon ini menghasilkan nilai tambah sebesar US$88,1 juta.

“Keputusan kami untuk menjual sebagian kepemilikan Bitcoin mencerminkan langkah alokasi modal strategis yang dirancang untuk memperkuat neraca kami dan memposisikan perusahaan untuk pertumbuhan jangka panjang,” tegas CEO MARA Holdings, Fred Thiel.

Langkah ini disambut antusias oleh para investor, terbukti dengan kenaikan harga saham MARA sebesar 10% pada perdagangan pre-market. Transaksi ini berhasil merombak struktur modal perusahaan secara material dengan mengurangi total utang konversi sebesar 30%, yakni dari US$3,3 miliar menjadi US$2,3 miliar.

Selain mengurangi beban utang, langkah ini secara signifikan menekan risiko dilusi saham di masa depan yang biasanya terjadi saat pemegang obligasi mengonversi surat utang mereka menjadi saham. Meski telah menjual sebagian asetnya, MARA Holdings tercatat masih memiliki cadangan jumbo sebanyak 38.689 BTC.

Sumber: CoinDesk

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif