🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASMinyakHarga Minyak Brent Meroket Lampaui US$107 per Barel: Negosiasi Buntu, Donald Trump...

Harga Minyak Brent Meroket Lampaui US$107 per Barel: Negosiasi Buntu, Donald Trump Beri Peringatan Keras ke Iran

-

Harga minyak Brent melonjak di atas US$107 per barel (26/3/2026). Ketegangan Selat Hormuz berlanjut setelah Iran menolak proposal damai Donald Trump.

LONDON, ASATUNEWS.BIZ.ID – Harga minyak mentah dunia kembali membara pada perdagangan Kamis (26/3/2026). Kontrak berjangka minyak Brent melonjak lebih dari 5,2% hingga melewati level US$107 per barel. Kenaikan tajam ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar akan gangguan pasokan yang berkepanjangan akibat konflik di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Pasar minyak tetap sangat sensitif terhadap gangguan di sekitar Selat Hormuz, jalur distribusi vital energi global. Level US$107 ini menandai eskalasi baru dibandingkan awal Maret, di mana Brent sempat bertengger di kisaran US$91 hingga US$92 per barel.

Meskipun Gedung Putih mengklaim pembicaraan damai terus berlanjut, Teheran secara tegas menolak proposal Amerika Serikat. Iran justru mengajukan syarat mereka sendiri, termasuk kendali kedaulatan penuh atas jalur pelayaran strategis tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bahkan membantah adanya negosiasi yang sedang berlangsung dengan Washington, sebuah pernyataan yang bertolak belakang dengan klaim AS. Menanggapi sikap tersebut, Presiden AS Donald Trump pada Kamis menyebut para negosiator Iran sebagai pihak yang “berbeda dan aneh” dan mendesak mereka untuk segera serius menanggapi proposal perdamaian AS “sebelum semuanya terlambat.”

Presiden BlackRock, Rob Kapito, memperingatkan bahwa pasar mungkin meremehkan risiko nyata dari konflik ini. Menurutnya, harga minyak masih berpotensi meroket hingga US$150 per barel meskipun perang berakhir hari ini. Hal ini disebabkan oleh rantai pasokan dunia yang membutuhkan waktu lama untuk pulih sepenuhnya dari dislokasi besar-besaran di kawasan Teluk.

Para analis memperingatkan bahwa selama Selat Hormuz tetap berada dalam kondisi rawan gangguan, tekanan terhadap harga energi global akan terus meningkat, yang pada gilirannya dapat memicu inflasi tinggi di negara-negara konsumen.

Sumber: Anadolu Agency

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif