🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaPASAR MODALSahamPasar Global Bersemi: AS Dorong Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Brent...

Pasar Global Bersemi: AS Dorong Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Brent Langsung Ambrol 6%

-

Pasar saham global menguat & harga minyak Brent turun ke US$98 (25/3/2026) menyusul draf gencatan senjata AS-Iran. Simak rincian proposal damai Washington.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Angin segar berembus ke pasar keuangan global pada perdagangan Rabu (25/3/2026). Optimisme investor mencuat menyusul laporan bahwa Amerika Serikat tengah mendorong rencana gencatan senjata selama satu bulan dalam konflik bersenjata dengan Iran. Langkah diplomasi ini memicu harapan pulihnya jalur ekspor minyak di kawasan Teluk Persia yang sempat lumpuh.

Respons pasar terpantau sangat positif. Kontrak berjangka indeks S&P 500 naik 0,9% pada perdagangan pagi di Asia, sementara bursa saham di Australia, Korea Selatan, dan Jepang kompak menguat masing-masing sekitar 2%. Di sisi lain, harga minyak mentah jenis Brent merosot tajam sekitar 6% ke level US$98,30 per barel, menjauh dari zona merah di atas US$100.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa (24/3/2026) memberikan sinyal kuat bahwa negosiasi mulai menunjukkan kemajuan berarti, termasuk adanya klaim konsesi penting dari pihak Teheran. Washington dikabarkan telah mengirimkan proposal perdamaian berisi 15 poin yang menjadi landasan pembahasan gencatan senjata tersebut.

Meskipun demikian, Iran secara resmi membantah telah melakukan pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat. Ketidakpastian ini membuat para analis menyarankan sikap hati-hati. “Pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh berita utama (headlines). Pergerakan cenderung positif, tetapi masih banyak ketidakpastian terkait arah gencatan senjata,” ujar Kerry Craig, analis pasar global.

Di tengah fluktuasi ini, harga emas berhasil menguat 1,6% setelah sebelumnya sempat tertekan aksi ambil untung. Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) Treasury AS tenor 10 tahun turun ke level 4,34% seiring naiknya harga obligasi.

Namun, di balik optimisme bursa saham, tekanan mulai muncul di pasar kredit swasta. Ares Management dilaporkan membatasi penarikan dana pada salah satu produk utangnya, sebuah langkah yang memicu kekhawatiran likuiditas di kalangan investor. Saham perusahaan tersebut bahkan telah anjlok 36% sejak awal tahun 2026.

Pelaku pasar kini menanti kepastian pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh, mengingat harga minyak Brent masih tercatat naik 35% sejak konflik dimulai, sebuah level yang terus membebani ekonomi negara-negara konsumen di Asia.

Sumber: MSN / Ekonomi

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Sentimen Geopolitik Memanas dan Efek Inflasi AS, Rupiah Ambles ke Level Rp 17.668 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp 17.668 per dolar AS (18/5/2026). Pengamat sebut dipicu oleh risiko inflasi energi AS dan eskalasi geopolitik global. Tekanan...

Cetak Rekor Baru Tembus 81.511 Dolar AS, Reli Bitcoin Dipicu Efek ‘CLARITY Act’ dan Short Squeeze Masif

Harga Bitcoin tembus rekor 81.511 dolar AS dipicu sentimen positif RUU CLARITY Act di Senat AS dan fenomena short squeeze masif senilai 71 juta dolar...

Krisis Timur Tengah Mulai Hantam Ekonomi Riil Korea Selatan, Indeks KOSPI Longsor 6 Persen

Menkeu Korsel Koo Yun-cheol sebut Krisis Timur Tengah mulai hantam ekonomi riil. Indeks saham KOSPI anjlok 6% dipicu inflasi dan aksi jual masif. Dampak rembetan dari...

Strategi Efisiensi Global, Starbucks Umumkan PHK 300 Karyawan Sektor Pendukung di AS

Di bawah strategi "Back to Starbucks", Starbucks umumkan PHK terhadap 300 karyawan sektor pendukung di AS dan berencana efisiensi operasional internasional. Raksasa jaringan kedai kopi global,...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif