INDONESIA MARKET UPDATE

IHSG SUKSES REBOUND KE LEVEL 6.162

Saham Energi dan Barang Baku Melesat Imbas Rumor Penundaan Aturan Pembatasan Ekspor

PENUTUPAN IHSG 6.162,05 (+1,10%)
LONJAKAN SEKTOR BARANG BAKU +6,74%
NILAI TRANSAKSI HARIAN Rp 21,56 Triliun
🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
INDONESIA COMMODITY UPDATE

HARGA EMAS PERHIASAN MERANGKAK NAIK

Kadar 24 Karat Tembus Rp2,43 Juta per Gram, Momentum Strategis Ambil Untung via Buyback Rajaemas

HARGA JUAL LAKUEMAS (24K) Rp 2.430.000 / gr
BUYBACK RAJAEMAS (K24*) Rp 2.460.000 / gr
KADAR TERENDAH (K5) Rp 456.000 / gr
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaBISNISMakroStrategi Efisiensi Global, Starbucks Umumkan PHK 300 Karyawan Sektor Pendukung di AS

Strategi Efisiensi Global, Starbucks Umumkan PHK 300 Karyawan Sektor Pendukung di AS

-

Di bawah strategi “Back to Starbucks”, Starbucks umumkan PHK terhadap 300 karyawan sektor pendukung di AS dan berencana efisiensi operasional internasional.

Raksasa jaringan kedai kopi global, Starbucks, resmi mengumumkan langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawannya di Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan guna memangkas kompleksitas organisasi dan menekan biaya operasional.

Dikutip dari Anadolu Agency, Starbucks mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka akan merumahkan sekitar 300 karyawan di AS. Jumlah tersebut mencakup sekitar 3 persen dari total tenaga kerja di sektor pendukung (support roles) yang berada di negara paman sam tersebut.

“Kami mengambil tindakan lebih lanjut di bawah strategi ‘Back to Starbucks’, memanfaatkan momentum bisnis kami yang kuat dan bekerja untuk mengembalikan perusahaan menuju pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan,” jelas pihak Starbucks dalam pernyataan resminya kepada FOX.

Manajemen Starbucks menyatakan bahwa para pemimpin di masing-masing divisi telah melakukan evaluasi mendalam terhadap fungsi kerja mereka. Hal ini dilakukan demi mempertajam fokus bisnis, memprioritaskan produktivitas, mengurangi kompleksitas birokrasi internal, serta menurunkan pengeluaran korporasi.

Sebagai tindak lanjut dari evaluasi keras tersebut, manajemen memutuskan untuk mengeliminasi sekitar 300 posisi di sektor pendukung domestik. Selain pemangkasan karyawan, Starbucks juga mengonfirmasi adanya rencana penutupan beberapa kantor pusat regional (regional support offices).

Efisiensi ini dipastikan tidak hanya berhenti di pasar domestik AS. Starbucks saat ini tengah meninjau ulang struktur organisasi pendukung internasional mereka seiring dengan fokus baru perusahaan untuk menjadi pemberi lisensi kelas dunia (world-class licensor). Pihak manajemen memperkirakan akan ada dampak pengurangan peran atau posisi tambahan di luar wilayah AS dalam waktu dekat.

Analisis Redaksi Asatunews Intelijen: Pergeseran Fokus Korporasi

Kebijakan PHK yang ditempuh Starbucks melalui strategi “Back to Starbucks” mencerminkan pola pergeseran fokus korporasi multinasional yang kini cenderung beralih ke model bisnis asset-light (padat modal rendah). Dengan menargetkan reposisi menjadi world-class licensor, Starbucks mencoba mengurangi beban biaya tetap (fixed costs) di sektor pendukung internasional dan menyerahkan risiko operasional regional kepada para pemegang lisensi lokal di berbagai negara.

Meskipun persentase pemangkasan di AS tergolong kecil (3% dari tenaga kerja pendukung), penutupan beberapa kantor regional pendukung mengirimkan sinyal kuat bahwa margin keuntungan korporasi global sedang mengalami tekanan akibat inflasi biaya bahan baku dan ketatnya kompetisi retail kopi global. Efisiensi di level hulu ini dilakukan untuk mengamankan fundamental kas jangka panjang korporasi agar tetap mampu mencatatkan profitable growth di tengah dinamika pasar konsumen global yang kian fluktuatif. Bagi pasar internasional, restrukturisasi ini perlu dicermati karena potensi rasionalisasi posisi di luar AS berpeluang berdampak pada jaringan manajerial mereka di berbagai belahan dunia. ****

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Sinyal Damai AS-Iran Muncul, Harga Komoditas Energi Global Kompak Ditutup Melandai

Harga minyak mentah Brent, WTI, dan gas alam Eropa (Dutch TTF) kompak merosot menyusul sinyal damai antara AS dan Iran. Simak dampak dan analisisnya untuk...

Sentimen Timur Tengah Mereda, Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah di Level 50.285

Bursa saham New York (Wall Street) ditutup menguat dipimpin rekor historis Dow Jones. Simak sentimen harga minyak, obligasi AS, saham IBM, serta dampaknya bagi Indonesia. Bursa...

Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu 23 Mei 2026 Terkoreksi Turun Rp15.000 Per Gram, Sinyal Serok untuk Koleksi Baru?

Update harga logam mulia Antam hari ini Sabtu 23 Mei 2026 terpantau turun ke level Rp2.773.000 per gram. Sementara harga buyback stagnan, simak rincian aturan...

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 23 Mei 2026 Merangkak Naik, Kadar 24 Karat Tembus Rp2,43 Juta per Gram

Update harga emas perhiasan hari ini Sabtu 23 Mei 2026 di Lakuemas dan Rajaemas terpantau naik. Simak rincian daftar harga lengkap berdasarkan kadar karatnya. Kabar gembira...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif