🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaPASAR MODALSahamBursa Wall Street Memerah: Sinyal Negosiasi Trump dan Rencana Pengiriman Pasukan Elite...

Bursa Wall Street Memerah: Sinyal Negosiasi Trump dan Rencana Pengiriman Pasukan Elite ke Selat Hormuz Guncang Pasar

-

Indeks Wall Street melemah (24/3/2026) di tengah rencana AS kirim 3.000 pasukan ke Selat Hormuz. Harga minyak Brent rebound ke US$104 per barel.

NEW YORK, ASATUNEWS.BIZ.ID – Indeks utama bursa saham Amerika Serikat kembali terperosok pada penutupan perdagangan Selasa (24/3/2026). Investor kini tengah menimbang sentimen yang saling bertolak belakang: antara klaim kemajuan negosiasi dengan Iran oleh Presiden Donald Trump dan rencana Pentagon mengerahkan pasukan elite ke Timur Tengah untuk membuka blokade Selat Hormuz.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) merosot 0,2%, sementara S&P 500 (GSPC) turun 0,4%. Pelemahan terdalam dialami Nasdaq Composite (IXIC) yang anjlok 0,8%, dipicu oleh rontoknya saham-saham sektor perangkat lunak (software).

Aksi jual di bursa saham semakin kencang pada sore hari setelah laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa AS diperkirakan akan mengirim 3.000 pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82 (82nd Airborne Division) ke Timur Tengah. Langkah ini merupakan upaya Pentagon untuk mengamankan dan membuka kembali Selat Hormuz, jalur distribusi minyak vital yang nyaris lumpuh total sejak perang pecah.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump memberikan pernyataan optimistis kepada wartawan di Gedung Putih. Trump mengklaim bahwa AS sedang menjalin pembicaraan dengan “orang-orang yang tepat” di Iran. “Mereka sangat ingin membuat kesepakatan,” ujar Trump, mengulang pernyataannya pada hari Senin yang menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai langkah “produktif”.

Meskipun sempat turun tajam pada Senin karena harapan deeskalasi, harga minyak dunia kembali melonjak (rebound) sekitar 4% pada Selasa seiring berlanjutnya pertempuran antara Iran dan aliansi AS-Israel.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kini kembali bertengger di atas level US$91 per barel, sementara Brent melonjak mendekati US$104 per barel. Ketidakpastian mengenai keberhasilan negosiasi di tengah persiapan militer besar-besaran membuat pelaku pasar tetap waspada terhadap risiko gangguan pasokan energi global.

Sumber: Yahoo Finance

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif