🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASEmasEmas Terperosok ke Level Terendah 2 Bulan: Efek Domino Perang Teluk dan...

Emas Terperosok ke Level Terendah 2 Bulan: Efek Domino Perang Teluk dan Suku Bunga AS Bayangi Harga

-

Harga emas dunia anjlok 12% dalam 4 hari, menyentuh level terendah 2 bulan di US$ 4.371. Simak analisis dampak perang Timur Tengah & prospek suku bunga The Fed.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Tren pelemahan harga emas dunia kian mengkhawatirkan. Pada perdagangan Selasa pagi (24/3/2026), harga sang logam mulia di pasar spot tercatat berada di level US$ 4.371,9 per troy ons, melemah 0,82% dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini memperpanjang catatan merah emas yang telah terkoreksi selama empat hari beruntun dengan total kejatuhan nyaris 12%.

Posisi penutupan kemarin di angka US$ 4.408,1 per troy ons bahkan menjadi titik terendah sejak awal Januari lalu. Anomali terjadi karena emas yang biasanya menjadi aset lindung nilai (safe haven) justru tertekan hebat di tengah meletusnya konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran sejak akhir Februari.

Perang di Timur Tengah telah melumpuhkan arus pelayaran di Selat Hormuz dan merusak berbagai fasilitas minyak di kawasan Teluk. Akibatnya, harga minyak jenis Brent melonjak hampir 45% dalam sebulan terakhir. Kenaikan harga energi ini diprediksi akan memicu inflasi tinggi secara global.

Kondisi tersebut membuat bank sentral, termasuk Federal Reserve (The Fed) di Amerika Serikat, sulit untuk melonggarkan kebijakan moneter. Prospek pemangkasan suku bunga acuan yang semula diperkirakan terjadi tiga kali tahun ini kini menjadi samar. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), daya tarik emas memudar saat suku bunga tetap tinggi.

Secara teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari menunjukkan emas berada di zona bearish (RSI 26). Namun, indikator Stochastic RSI telah menyentuh angka 0, yang menandakan posisi jenuh jual atau oversold.

Meski tren besar masih tertekan, emas memiliki peluang untuk rebound hari ini setelah melewati pivot point di US$ 4.363 per troy ons. Jika berhasil menguat, emas akan menguji level resisten di kisaran US$ 4.474 hingga US$ 4.528 per troy ons. Sebaliknya, jika pelemahan berlanjut menembus support US$ 4.368, harga berisiko longsor lebih dalam ke area US$ 4.287 per troy ons.

Sumber: Bloomberg Technoz

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif