Harga kripto AI (NEAR, FET, WLD) melonjak setelah CEO Nvidia Jensen Huang memaparkan visi Agentic AI di GTC 2026. Simak dampak inovasi Nvidia terhadap pasar kripto.
SAN JOSE, ASATUNEWS.BIZ.ID – Aset kripto yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) melanjutkan tren penguatan tajam pada Senin (16/3/2026). Lonjakan ini dipicu oleh pidato utama (keynote) CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam konferensi pengembang Nvidia GTC yang memaparkan visi masa depan infrastruktur AI global.
Beberapa token AI mencatatkan kenaikan signifikan. Protokol blockchain fokus AI, NEAR, melonjak lebih dari 10% dalam 24 jam terakhir ke level tertingginya sejak Januari. Sementara itu, token FET dari Artificial Superintelligence Alliance sempat meroket hingga 20% secara intraday sebelum terkoreksi tipis di akhir sesi.
Sentimen positif juga merambah ke Worldcoin (WLD), proyek identitas kripto yang didirikan bersama oleh CEO OpenAI Sam Altman, yang naik sekitar 10% di kisaran harga US$0,40. Selain itu, Grass (GRASS), jaringan terdesentralisasi untuk pelatihan model AI, melonjak 13% mencapai level tertinggi baru sepanjang tahun 2026.
Dalam pidatonya, Jensen Huang menegaskan peran sentral Nvidia dalam ledakan AI global. Ia mengungkapkan bahwa perusahaan memproyeksikan tumpukan pesanan chip senilai US$1 triliun hingga tahun 2027, dengan penyedia cloud hyperscale mencakup sekitar 60% dari lini bisnis mereka.
Huang juga menyoroti kebangkitan sistem Agentic AI (agen AI otonom) dan memuji proyek viral bernama OpenClaw. Nvidia diketahui sedang mengadaptasi sistem tersebut menjadi versi korporasi yang disebut NemoClaw, yang dirancang agar agen AI otonom lebih aman digunakan oleh perusahaan tanpa mengekspos data sensitif.
Meski Huang tidak menyebutkan kripto secara langsung, banyak proyek blockchain kini bertaruh bahwa gelombang agen AI berikutnya akan menggunakan sistem pembayaran kripto untuk bertransaksi dan berkoordinasi secara otonom. Industri blockchain juga menawarkan jaringan komputasi terdesentralisasi sebagai alternatif dari platform AI terpusat.
Saham Nvidia (NVDA), yang dianggap sebagai tolok ukur perdagangan AI, sempat naik 2% selama pidato berlangsung sebelum ditutup menguat sekitar 1,5% pada hari tersebut.
Sumber: COINDESK
