🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaCRYPTOBitcoinBitcoin Catat Pekan Terbaik Sejak September 2025, Mulai Tinggalkan Korelasi dengan Saham...

Bitcoin Catat Pekan Terbaik Sejak September 2025, Mulai Tinggalkan Korelasi dengan Saham Teknologi

-

Bitcoin melonjak 8,5% di atas US$71.000, mencatat pekan terbaik sejak 2025. Simak analisis divergensi Bitcoin terhadap emas dan saham teknologi di sini.

NEW YORK, ASATUNEWS.BIZ.ID– Bitcoin (BTC) berada di jalur yang tepat untuk menutup pekan terkuatnya sejak September 2025. Aset kripto terbesar ini mencatatkan kenaikan sekitar 8,5% dan diperdagangkan di atas level psikologis US$71.000. Pergerakan ini menjadi sorotan karena Bitcoin mulai menunjukkan divergensi atau pemisahan arah gerak dari aset-aset tradisional lainnya.

Data pasar menunjukkan bahwa selama sepekan terakhir, performa Bitcoin melampaui saham teknologi, emas, dan ekuitas AS. Sebagai perbandingan, iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock naik sekitar 3,5%, mendekati level tertinggi satu bulannya pada Jumat lalu. Sebaliknya, ETF perangkat lunak (IGV), emas, dan bursa saham AS justru cenderung bergerak lebih rendah.

Fenomena menarik terjadi sejak pecahnya konflik di Timur Tengah lebih dari dua minggu lalu. Selama periode tersebut, Bitcoin telah melonjak sekitar 13%, mengungguli aset berisiko tradisional maupun aset aman (safe haven). Pada periode yang sama, IGV hanya naik 3%, sementara emas justru anjlok sekitar 6%.

Secara bulanan, Maret 2026 menjadi bulan positif pertama bagi Bitcoin setelah mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut. Sebelumnya, Bitcoin sempat terkoreksi hingga 50% dari rekor tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada Oktober lalu.

Kebangkitan harga ini didorong oleh kembalinya permintaan institusional dari wilayah Amerika Serikat. ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus masuk bersih (net inflows) sekitar US$1,3 miliar sepanjang Maret ini. Ini merupakan rekor arus masuk bulanan pertama yang positif sejak Oktober tahun lalu.

Meski demikian, para analis memperingatkan bahwa pasar belum sepenuhnya aman. Indikator Crypto Fear and Greed Index masih tertahan di zona “Extreme Fear” (ketakutan ekstrem). Selain itu, tingkat pendanaan (funding rates) pada pasar perpetual futures masih negatif, yang menandakan bahwa posisi bearish masih mendominasi dan banyak pedagang yang bertaruh pada penurunan harga.

Analisis dari CoinDesk menunjukkan bahwa pergerakan Bitcoin saat ini mulai dipandang bukan sekadar aset berisiko murni. Bitcoin kini bertindak sebagai indikator utama (leading indicator) 24/7 yang merespons peristiwa makro lebih cepat dibandingkan kelas aset lainnya. Konflik Timur Tengah menjadi bukti nyata, di mana harga Bitcoin bergerak lebih awal sebelum pasar tradisional bereaksi, dan kini cenderung stabil saat aset lain mulai mengikuti pola pergerakannya.

Sumber: COINDESK

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif