Arsenal unggul 9 poin dari Man City di puncak klasemen Liga Inggris. Cek jadwal sisa pertandingan, peluang juara, dan duel maut di Etihad Stadium April mendatang.
LONDON, ASATUNEWS.BIZ.ID – Persaingan perebutan gelar juara Premier League musim 2025/26 memasuki fase krusial. Arsenal kini resmi memimpin klasemen dengan selisih sembilan poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City, setelah rangkaian pertandingan pada Sabtu (14/3/2026).
Kemenangan dramatis Arsenal 2-0 atas Everton di Emirates Stadium, yang dibarengi dengan hasil imbang 1-1 Manchester City saat bertandang ke markas West Ham United, membuat The Gunners kini mengoleksi 70 poin dari 31 pertandingan. Sementara itu, sang juara bertahan City tertahan di posisi kedua dengan 61 poin dari 30 laga.
Meski Arsenal unggul jauh, Manchester City masih memiliki satu simpanan pertandingan lebih banyak. Pertemuan kedua tim di Etihad Stadium pada pertengahan April (Matchweek 33) diprediksi akan menjadi penentu utama arah trofi musim ini.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, Arsenal memiliki keuntungan dengan memainkan empat dari tujuh laga sisa di kandang sendiri. Bahkan, dari sisa laga tandang mereka, hanya duel melawan Manchester City yang membawa skuat Mikel Arteta keluar dari wilayah London.
Di sisi lain, Manchester City menghadapi tantangan lebih berat dengan empat laga tandang dari delapan pertandingan tersisa, termasuk kunjungan sulit ke markas Chelsea pada Matchweek 32.
Perburuan gelar Liga Inggris akan terjeda sejenak akhir pekan depan karena kedua tim akan saling berhadapan di final EFL Cup pada Minggu, 22 Maret 2026. Fokus Premier League baru akan kembali pada akhir pekan 11 April mendatang.
Berikut adalah sisa jadwal krusial kedua tim:
-
Matchweek 32: Arsenal vs Bournemouth (H) | Chelsea vs Man City (A)
-
Matchweek 33: Man City vs Arsenal (Head-to-Head)
-
Matchweek 34: Arsenal vs Newcastle (H) | Burnley vs Man City (A)
Dengan jarak sembilan poin, Arsenal berada di kursi pengemudi, namun konsistensi di sisa tujuh laga terakhir akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi juara klub asal London Utara tersebut.

Head-to-Head: Statistik Arteta vs Guardiola Jelang Final EFL Cup dan Penentuan Gelar Liga
Pertemuan Arsenal dan Manchester City di final EFL Cup pada 22 Maret mendatang bukan sekadar perebutan trofi pertama musim ini. Laga ini adalah perang urat syaraf pertama sebelum duel penentuan di Liga Inggris pada pertengahan April.
Berikut adalah poin-poin statistik kunci dari persaingan dua manajer asal Spanyol ini:
1. Dalam lima pertemuan terakhir di semua kompetisi, rekor keduanya sangat berimbang. Arteta telah berhasil memecahkan kutukan kekalahan beruntun Arsenal dari City, dengan mencatatkan 2 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan. Ini menunjukkan bahwa Arsenal kini memiliki formula untuk meredam strategi possession Guardiola.
2. Hingga Matchweek 31, Arsenal hanya kebobolan 22 gol, terendah di liga. Sementara Manchester City kebobolan 28 gol. Statistik ini menjadi kunci bagi Arteta; ia membangun tim dari lini belakang yang sangat disiplin, yang sering kali membuat lini serang City frustrasi seperti yang terlihat saat laga melawan West Ham kemarin.
3. Guardiola memang memiliki koleksi trofi yang lebih banyak, namun Arteta memiliki rekor impresif di Wembley (lokasi final EFL Cup). Sejak menjabat sebagai manajer Arsenal, Arteta memiliki persentase kemenangan yang tinggi di laga-laga single-match sistem gugur.
Sumber: PREMIERLEAGUE.COM
