Investor Waswas Pengumuman MSCI, IHSG Ditutup Ambles ke Level 6.116
IHSG
MARKET CLOSE

INVESTOR WASWAS PENGUMUMAN MSCI, IHSG DITUTUP AMBLES KE LEVEL 6.116

Pelaku pasar memilih mengurangi risiko menjelang pengumuman MSCI. Tekanan jual meningkat di berbagai sektor sehingga mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan sore ini.

IHSG PENUTUPAN 6.116
SENTIMEN PASAR BEARISH
FOKUS INVESTOR PENGUMUMAN MSCI
KONDISI PERDAGANGAN TEKANAN JUAL MENINGKAT
```
🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaCRYPTOBitcoinPasar Kripto Bergejolak Usai Serangan AS-Israel ke Iran: Bitcoin Sempat Sentuh 63.000...

Pasar Kripto Bergejolak Usai Serangan AS-Israel ke Iran: Bitcoin Sempat Sentuh 63.000 Dollar AS, Aset Rp2.000 Triliun Lenyap

-

Harga Bitcoin anjlok ke 63.000 dollar AS usai serangan AS-Israel ke Iran. Pasar kripto rugi Rp2.000 triliun lebih. Simak analisis teknikal dan prediksi harga BTC selanjutnya.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Pasar aset digital menghadapi tekanan hebat menyusul eskalasi geopolitik di Timur Tengah. Harga Bitcoin (BTC) dilaporkan bergerak sangat fluktuatif setelah operasi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Melansir data CoinGecko, nilai pasar kripto global menyusut drastis sebesar 128 miliar dollar AS atau setara Rp2.015 triliun dalam waktu singkat. Bitcoin sempat anjlok tajam hingga menyentuh level 63.000 dollar AS sebelum menunjukkan tanda-tanda pemulihan mekanis.

Pada Minggu (1/3/2026), harga BTC sempat menguat 2,2 persen ke level 68.196 dollar AS setelah Teheran mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Namun, penguatan ini bersifat rapuh; pada pukul 06.00 waktu New York, harga kembali terkoreksi ke kisaran 66.500 dollar AS.

Managing Partner Tokenize Capital, Hayden Hughes, menyebutkan bahwa penurunan tajam tersebut memicu likuidasi paksa beruntun. Situasi diperparah dengan serangan balasan Iran ke sejumlah wilayah termasuk Dubai, Qatar, dan Bahrain, serta ancaman penutupan Selat Hormuz.

“Ini bukan peristiwa terisolasi. Dengan rudal yang menghantam kawasan Teluk, pasar masih sangat berhati-hati terhadap aset berisiko,” ujar Hughes. Ia menambahkan bahwa arah pasar yang sesungguhnya baru akan terlihat pada Senin saat pasar saham AS dan ETF Bitcoin dibuka kembali.

Meskipun dibayangi sentimen negatif, sebagian trader mulai memanfaatkan pelemahan harga untuk melakukan strategi buy the dip (membeli saat harga turun). Data dari Deribit menunjukkan adanya konsentrasi opsi beli (call options) Bitcoin di sekitar level 75.000 dollar AS, menandakan optimisme jangka panjang sebagian investor.

Richard Galvin, pendiri hedge fund Digital Asset Capital Management, menilai bahwa sebagian besar dampak serangan AS sebenarnya sudah diperhitungkan oleh pelaku pasar. Namun, investor tetap diimbau waspada karena terdapat konsentrasi opsi jual (put options) yang cukup besar di level 60.000 dollar AS sebagai bentuk lindung nilai terhadap potensi penurunan lebih lanjut.

Kini, fokus pasar tertuju pada arus dana ETF Bitcoin pekan depan. Jika tren arus masuk dana berbalik menjadi keluar (outflow), Bitcoin diprediksi berpotensi kembali jatuh ke bawah level 63.000 dollar AS. ****

 

 

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Dilema Pasar Global: Sentimen Positif Inflasi AS Terganjal Amblesnya Saham Teknologi Asia dan Guncangan Selat Hormuz

Pasar saham global bergerak variatif. Sentimen positif dari melandainya inflasi AS terganjal oleh hancurnya saham teknologi Asia dan ketegangan militer di Selat Hormuz. Pergerakan bursa saham...

Pasar Komoditas Berguncang: Harga Emas Jatuh di Bawah Level Psikologis $4.000 Akibat Ketegangan Timur Tengah dan Sentimen Suku Bunga AS

Harga emas jatuh di bawah level psikologis $4.000 per ons imbas serangan AS ke target Iran yang melonjakkan harga minyak dunia. Simak detail pergerakan harga...

IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.041: Inflasi AS Mereda dan Komitmen Pajak Pemerintah Jadi Booster

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di posisi 6.041,97 pada sore ini. Simak ulasan sentimen global dari AS dan kebijakan pajak domestik di sini. Indeks...

Ketegangan Selat Hormuz Memanas: Harga Minyak Dunia Melesat ke $79, Pasar Saham Global Rontok Berjamaah

Eskalasi militer AS-Iran di Selat Hormuz memicu tekanan jual di pasar global. Harga minyak mentah Brent melonjak 4,1%. Simak dampaknya terhadap ekonomi Indonesia di sini. Pasar...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif