🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASValasRupiah Sore Ini Ditutup Melemah ke Rp15.745, Tertekan Ketidakpastian Tarif AS

Rupiah Sore Ini Ditutup Melemah ke Rp15.745, Tertekan Ketidakpastian Tarif AS

-

Kurs Rupiah sore ini 25 Februari 2026 ditutup melemah di Rp15.745 per Dolar AS akibat dampak kebijakan tarif AS dan perlambatan China.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Rabu sore (25/2/2026). Mata uang Garuda belum mampu keluar dari tekanan seiring dengan meningkatnya ketidakpastian kebijakan dagang global.

Berdasarkan data pasar spot pada penutupan perdagangan hari ini, Rupiah bertengger di level Rp15.745 per Dolar AS, melemah sekitar 0,12 persen atau 19 poin dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya.

Analis pasar uang menyebutkan beberapa faktor utama yang menekan posisi Rupiah sore ini:

  1. Sentimen Tarif AS: Pengumuman resmi mengenai tambahan tarif impor sebesar 10 persen oleh pemerintah AS (Section 122) telah mendorong penguatan indeks Dolar (DXY). Investor cenderung beralih ke aset safe haven dan meninggalkan mata uang negara berkembang.

  2. Efek Ekonomi China: Perlambatan ekonomi China yang masih berlanjut turut memberi sentimen negatif bagi mata uang di kawasan Asia, termasuk Rupiah, mengingat hubungan dagang Indonesia-China yang sangat erat.

  3. Aksi Risk-Off: Menjelang pidato penting Presiden AS Donald Trump, pelaku pasar memilih sikap wait and see (menunggu), yang memicu aliran modal keluar (outflow) dari pasar obligasi dan saham domestik secara terbatas.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak volatil pada rentang Rp15.710 – Rp15.780 per Dolar AS pada perdagangan Kamis esok. Intervensi Bank Indonesia di pasar valas diharapkan mampu meredam gejolak agar pelemahan tidak terjadi terlalu dalam.

Bagi pelaku usaha yang bergantung pada impor, disarankan untuk tetap memantau fluktuasi kurs ini mengingat sentimen global dari Washington masih akan mendominasi pergerakan pasar dalam beberapa hari ke depan. ****

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif