IHSG dan Rupiah kompak menguat pada Kamis (5/3/2026). Simak analisis penguatan pasar menyusul sinyal de-eskalasi konflik Iran di Timur Tengah.
JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Pasar keuangan domestik menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah kompak bergerak di zona hijau, berhasil membalikkan keadaan setelah terkoreksi tajam pada penutupan perdagangan Rabu kemarin.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melonjak 157,353 poin atau naik 2,08 persen ke level 7.734,417. Sebelumnya, pada Rabu sore, indeks sempat anjlok hingga 4,57 persen ke posisi 7.577. Pagi ini, IHSG bahkan sempat menyentuh level tertinggi di angka 7.765,613.
Penguatan indeks didominasi oleh pergerakan saham yang masif di zona hijau, di mana sebanyak 582 saham menguat, sementara hanya 80 saham yang melemah dan 67 saham lainnya stagnan. Aktivitas transaksi tercatat cukup tinggi dengan volume mencapai 9,329 miliar saham dan nilai transaksi menembus Rp5,031 triliun pada sesi awal.
Sejalan dengan bursa saham, nilai tukar Rupiah juga terapresiasi 12 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp16.879 per dollar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan ini dipicu oleh membaiknya sentimen global terkait meredanya tensi geopolitik.
“Rupiah berpotensi menguat seiring harapan de-eskalasi konflik di Timur Tengah setelah muncul laporan bahwa Iran memberikan sinyal niat untuk kembali melakukan perundingan,” ungkap Lukman, Kamis (5/3/2026).
Harapan akan perdamaian ini mendorong kembalinya risk appetite (minat risiko) investor terhadap aset negara berkembang. Hal ini menahan penguatan dollar AS yang sebelumnya diburu sebagai aset aman (safe haven) selama ketegangan berlangsung.
Meski demikian, pergerakan dollar AS ke depan masih akan dipengaruhi oleh dinamika harga energi, inflasi, dan kebijakan suku bunga di Amerika Serikat. Untuk jangka pendek, nilai tukar Rupiah diperkirakan akan bergerak stabil dalam rentang Rp16.850 hingga Rp16.950 per dollar AS. ****
