IHSG hari ini Rabu (25/2/2026) dibuka menguat di level 8.318,15. Pelaku pasar mencermati pidato Donald Trump terkait tarif AS dan stabilitas ekonomi China.
JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (25/2/2026) pagi. Pergerakan indeks hari ini diwarnai oleh sikap waspada pelaku pasar terhadap perkembangan geopolitik global dan arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat (AS).
IHSG dibuka menguat 37,32 poin atau sebesar 0,45 persen ke posisi 8.318,15. Kenaikan ini juga diikuti oleh kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang naik 3,41 poin (0,41 persen) ke posisi 841,04.
Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya menyebutkan bahwa arah pasar saat ini sangat bergantung pada beberapa faktor eksternal. “Reaksi pelaku pasar akan sangat bergantung pada isi pidato Presiden AS Donald Trump, keputusan tarif AS, serta dinamika ekonomi China dan geopolitik di kawasan Timur Tengah,” tulisnya dalam kajian resmi, Rabu.
Sentimen global saat ini dibayangi oleh kebijakan AS yang resmi menerapkan tambahan tarif impor sebesar 10 persen melalui Section 122. Ketidakjelasan arah kebijakan dagang ini meningkatkan premi risiko global yang berpotensi memicu sikap risk-off.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pelemahan mata uang pasar berkembang (emerging markets), termasuk Rupiah. Saham-saham berbasis ekspor dan komoditas pun dinilai lebih rentan terhadap risiko negatif, sementara sektor defensif menjadi pilihan utama investor untuk berlindung.
Dari Asia, bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC) terpantau masih mempertahankan suku bunga Loan Prime Rate (LPR). Tenor 1 tahun tetap di level 3 persen dan tenor 5 tahun di 3,5 persen. Kebijakan ini diambil di tengah upaya China menjaga stabilitas Yuan meski ekonomi mereka masih menunjukkan perlambatan dan tekanan deflasi.
Sementara itu, bursa Wall Street di AS kompak menguat pada perdagangan Selasa (24/2), dengan indeks Nasdaq memimpin kenaikan sebesar 1,04 persen. Di kawasan regional Asia pagi ini, indeks Nikkei Jepang melonjak 1,51 persen dan Shanghai Composite naik 0,78 persen, memberikan angin segar bagi pembukaan IHSG.
IHSG diproyeksikan akan terus bergerak volatil sepanjang hari ini, mengikuti sensitivitas terhadap data ekonomi global dan stabilitas hubungan dagang internasional. ****
