🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASMinyakSkandal Insider Trading? Trader Raup Jutaan Dolar Tepat Sebelum Donald Trump Batalkan...

Skandal Insider Trading? Trader Raup Jutaan Dolar Tepat Sebelum Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

-

Dugaan insider trading guncang pasar minyak (25/3/2026). Trader bertaruh US$170 juta tepat 15 menit sebelum Trump batalkan serangan ke Iran. Simak kronologinya.

NEW YORK, ASATUNEWS.BIZ.ID – Dunia finansial global diguncang dugaan kebocoran informasi rahasia (insider trading) setelah jumlah transaksi minyak melambung tinggi beberapa menit sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan gempuran ke sarana energi Iran.

Berdasarkan data pasar yang dikaji oleh BBC, volume transaksi minyak WTI di New York Mercantile Exchange (Nymex) membengkak cuma 15 menit sebelum Trump mempublikasikan pernyataan di media sosial Truth Social. Data memperlihatkan bahwa pada pukul 06.49 waktu AS (10.49 GMT), terdapat 734 taruhan kontrak minyak, yang kemudian membumbung menjadi 2.168 kontrak hanya semenit kemudian—senilai angka fantastis US$170 juta (sekitar Rp2,7 triliun).

Sesaat sesudah Trump menyatakan bahwa AS telah menjalin “perbincangan yang amat bagus dan maju” dengan Teheran, harga minyak mentah langsung anjlok hingga 14% dalam beberapa menit, menyentuh angka US$84 per barel. Para pedagang yang telah memasang taruhan “jual” sejenak sebelum pengumuman tersebut dipastikan meraup laba miliaran rupiah dari pergerakan yang tak diduga ini.

“Ini kelihatan amat tidak lazim. Saat itu, tanpa ada sinyal bahwa pembicaraan penting sedang terjadi antara AS dan Iran. Menaruh dana sebanyak itu pada melorotnya harga minyak memunculkan pertanyaan besar,” tutur Mukesh Sahdev, kepala penilai minyak di XAnalysts.

Dugaan adanya petinggi administrasi yang membocorkan informasi demi keuntungan pribadi kini sedang menjadi sorotan. Seorang juru bicara Gedung Putih menegaskan kepada The Financial Times bahwa pihaknya tidak akan memperbolehkan pegawai mana pun yang secara ilegal mengambil untung dari pengetahuan internal.

Sebelumnya, pasar sempat berada dalam situasi tegang setelah Trump mengancam akan menghancurkan instalasi listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka lagi dalam waktu 48 jam. Namun, pergeseran sikap mendadak melalui muat media sosial pada Senin pagi tersebut justru menjadi lahan profit bagi pihak-pihak yang diduga telah mengetahui langkah presiden lebih awal.

Sumber: Anadolu Agency

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif