🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASValasRupiah Melemah ke Level Rp16.958 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah dan...

Rupiah Melemah ke Level Rp16.958 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah dan Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu Utama

-

Rupiah Jumat lalu ditutup melemah ke Rp16.958 per dolar AS. Simak prediksi kurs rupiah untuk Senin, 16 Maret 2026, di tengah ketegangan konflik Timur Tengah.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada penutupan perdagangan Jumat (13/3/2026). Sentimen risk-off global yang dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang menekan mata uang garuda dan mata uang regional lainnya.

Mengutip data pasar spot Bloomberg, rupiah tercatat melemah 0,38% ke level Rp16.958 per dolar AS. Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah berada di posisi Rp16.934 per dolar AS, atau melemah 0,20% secara harian.

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan dolar AS didorong oleh kekhawatiran pasar terhadap dampak perang di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia. Kondisi ini membuat indeks dolar AS melesat ke level 100,3—posisi tertinggi sejak November 2025.

“Rupiah dan semua mata uang regional serta utama dunia melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya sentimen risk-off global. Investor kini tengah menanti pernyataan Bank Indonesia terkait stabilitas rupiah di tengah situasi ini,” ujar Lukman.

Untuk perdagangan Senin (16/3), rupiah diperkirakan masih akan cenderung tertekan kecuali terjadi perubahan sentimen global secara drastis. Selain faktor geopolitik, pasar juga mencermati rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat yang akan menjadi arah kebijakan moneter ke depan.

Kepala Ekonom BCA, David Sumual, turut memproyeksikan bahwa ketidakpastian eksternal masih akan menjadi penggerak utama pasar. David memperkirakan rupiah akan bergerak di rentang Rp16.850 – Rp17.050 per dolar AS pada Senin mendatang.

Di sisi lain, Lukman Leong memproyeksikan pergerakan yang sedikit lebih ketat di kisaran Rp16.900 – Rp17.050 per dolar AS. Pelaku pasar kini menunggu langkah intervensi atau pernyataan resmi dari otoritas moneter guna meredam volatilitas yang terjadi.

Sumber: Kontan

 

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif