🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASEmasAnalisis Harga Emas Dunia 2026: Intip Level Support dan Resistance Kunci untuk...

Analisis Harga Emas Dunia 2026: Intip Level Support dan Resistance Kunci untuk Strategi Investasi

-

Analisis harga emas dunia Maret 2026. Cek level support 5.095 dollar AS dan resistance 5.244 dollar AS serta dampaknya bagi harga emas Antam dan Pegadaian.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID– Pergerakan harga emas dunia terus menjadi sorotan di tengah dinamika ekonomi global yang resilien. Investor kini perlu mencermati sejumlah level teknikal penting guna menentukan arah tren logam mulia ke depan.

Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Azharys Hardian, mengungkapkan bahwa saat ini harga emas memiliki bantalan psikologis terdekat atau support pertama di level 5.095 dollar AS per troy ons. Area ini menjadi titik krusial munculnya minat beli saat harga tertekan.

“Jika tekanan jual berlanjut dan menembus level tersebut, perhatian pasar akan bergeser ke support kedua di sekitar 4.854 dollar AS. Level ini dipandang sebagai area dukungan kuat yang berpotensi menjadi titik pantulan sebelum menentukan arah selanjutnya,” ujar Azharys di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Di sisi atas, penguatan harga emas menghadapi tantangan pada resistance pertama di level 5.244 dollar AS. Apabila level ini berhasil ditembus secara meyakinkan, peluang kenaikan akan terbuka menuju target berikutnya di kisaran 5.370 dollar AS. Penembusan di atas level tersebut dipandang sebagai sinyal konfirmasi kelanjutan tren bullish.

Azharys menilai skenario kenaikan harga menuju 5.400 hingga 5.600 dollar AS cukup realistis secara fundamental dalam jangka panjang. Prospek ini didukung oleh ketidakpastian geopolitik yang persisten dan aksi akumulasi emas oleh bank-bank sentral dunia.

Namun, ia mengingatkan bahwa dalam jangka pendek, penguatan emas masih tertahan oleh data ekonomi Amerika Serikat yang solid, yang membuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed belum sepenuhnya terbuka.

Bagi investor emas di dalam negeri seperti emas Antam dan Pegadaian, Azharys menjelaskan bahwa harga sangat bergantung pada dua variabel utama: harga emas spot global dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.

“Investor lokal terpapar risiko ganda, yakni fluktuasi mata uang dan harga komoditas. Jika harga global naik saat Rupiah melemah, harga domestik akan melonjak sangat tajam,” jelasnya.

Saat ini, strategi paling bijak bagi investor adalah tetap wait and see sambil memantau data ekonomi AS (seperti Non-Farm Payrolls dan Inflasi CPI) serta situasi geopolitik. Selama harga emas dunia bertahan di atas level 4.600 dollar AS, struktur tren kenaikan jangka panjang dinilai masih terjaga.

Pojok Edukasi Asatunews: Pahami 5 Istilah Kunci di Pasar Saham dan Emas

Sering bingung membaca berita ekonomi? Yuk, pahami istilah-istilah dasar yang sering muncul agar strategi investasi Anda semakin tajam!

1. Support (Bantalan Bawah)

Bayangkan support sebagai “lantai”. Ini adalah level harga tertentu di mana sebuah aset (saham atau emas) sulit untuk turun lebih dalam lagi karena banyaknya orang yang mulai membeli di harga tersebut. Jika harga menyentuh support, biasanya ada potensi harga akan memantul naik kembali.

2. Resistance (Atap Atas)

Kebalikan dari support, resistance adalah “langit-langit”. Ini adalah level harga di mana kenaikan aset cenderung terhenti karena banyak investor mulai melakukan aksi jual untuk mengambil keuntungan (profit taking). Menembus resistance adalah sinyal positif bahwa harga akan naik lebih tinggi.

3. Bullish (Tren Naik)

Istilah ini diambil dari cara banteng (bull) menyerang, yakni dengan menanduk ke atas. Pasar disebut Bullish ketika harga aset secara keseluruhan sedang mengalami tren naik dalam jangka waktu tertentu.

4. Bearish (Tren Turun)

Diambil dari cara beruang (bear) menyerang dengan mencakar ke bawah. Pasar disebut Bearish jika harga-harga cenderung terus merosot dan sentimen pasar sedang pesimis.

5. Rebound (Pemulihan)

Kondisi di mana harga aset kembali naik setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam. Rebound sering kali terjadi ketika harga menyentuh level support yang kuat atau karena adanya sentimen positif yang mendadak muncul. ***

 

 

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London hingga taktik strategi di Premier League, kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Sentimen Geopolitik Memanas dan Efek Inflasi AS, Rupiah Ambles ke Level Rp 17.668 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp 17.668 per dolar AS (18/5/2026). Pengamat sebut dipicu oleh risiko inflasi energi AS dan eskalasi geopolitik global. Tekanan...

Cetak Rekor Baru Tembus 81.511 Dolar AS, Reli Bitcoin Dipicu Efek ‘CLARITY Act’ dan Short Squeeze Masif

Harga Bitcoin tembus rekor 81.511 dolar AS dipicu sentimen positif RUU CLARITY Act di Senat AS dan fenomena short squeeze masif senilai 71 juta dolar...

Krisis Timur Tengah Mulai Hantam Ekonomi Riil Korea Selatan, Indeks KOSPI Longsor 6 Persen

Menkeu Korsel Koo Yun-cheol sebut Krisis Timur Tengah mulai hantam ekonomi riil. Indeks saham KOSPI anjlok 6% dipicu inflasi dan aksi jual masif. Dampak rembetan dari...

Strategi Efisiensi Global, Starbucks Umumkan PHK 300 Karyawan Sektor Pendukung di AS

Di bawah strategi "Back to Starbucks", Starbucks umumkan PHK terhadap 300 karyawan sektor pendukung di AS dan berencana efisiensi operasional internasional. Raksasa jaringan kedai kopi global,...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif