🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaCRYPTOBitcoinBitcoin Rebut Kembali Level Psikologis: Akumulasi Institusi di Tengah Isu Regulasi Global

Bitcoin Rebut Kembali Level Psikologis: Akumulasi Institusi di Tengah Isu Regulasi Global

-

Bitcoin kembali menguat di tengah akumulasi besar oleh institusi dan kejelasan regulasi global. Baca analisa pasar kripto terbaru hanya di Asatunews Biz ID.

ASATUNEWS.BIZ.ID – Pasar kripto kembali menunjukkan taringnya setelah sempat mengalami fase konsolidasi panjang. Pekan ini, Bitcoin (BTC) berhasil menembus kembali level psikologis penting, memicu optimisme bahwa siklus bull run berikutnya tengah dipersiapkan. Langkah ini terjadi di tengah dinamika regulasi yang semakin ketat namun jelas di berbagai negara besar.

Analis mencatat ada beberapa faktor fundamental yang menggerakkan pasar dalam 48 jam terakhir:

1. Lonjakan Arus Masuk ETF Laporan terbaru menunjukkan lonjakan arus kas masuk (inflow) yang signifikan ke dalam produk ETF Bitcoin Spot. Institusi keuangan besar dilaporkan terus menambah cadangan mereka, menunjukkan kepercayaan jangka panjang meskipun terjadi volatilitas jangka pendek.

2. Narasi “Halving” dan Kelangkaan Pasokan Efek dari berkurangnya pasokan Bitcoin di bursa (exchanges) mulai terasa. Dengan permintaan yang tetap stabil dari sektor korporasi dan pasokan baru yang terbatas, hukum penawaran dan permintaan mulai mendorong harga ke zona hijau secara konsisten.

3. Kejelasan Regulasi di Asia Beberapa pusat keuangan di Asia mulai menerapkan kerangka kerja yang lebih ramah terhadap penyedia layanan aset virtual (VASP). Hal ini memberikan sentimen positif bagi investor ritel di Indonesia yang melihat kepastian hukum sebagai syarat utama keamanan berinvestasi.

Meski tren cenderung positif, investor diharapkan tetap waspada terhadap potensi “Bull Trap”. Level resistance kuat masih membayangi di angka tertinggi sebelumnya. Analis menyarankan untuk tetap memperhatikan data inflasi AS (CPI) yang akan dirilis tengah pekan ini, karena seringkali menjadi pemicu fluktuasi mendadak pada harga aset digital. ****

SIMAK VIDEONYA:

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif