🔥 CRYPTO UPDATE: 🚀 BITCOIN (BTC): $92.450 (+1,52%) 💎 ETHEREUM (ETH): $3.850 (+0,85%) 🔸 BINANCE (BNB): $615,20 (-0,12%) ☀️ SOLANA (SOL): $185,45 (+2,10%) 💰 BTC/IDR: Rp 1,45 Miliar 📊 SENTIMEN: Extreme Greed (78)
MARKET WATCH
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
USD/IDR 17.150 (-0.45%) EUR/IDR 18.620 (-0.12%) OIL BRENT US$120.40 (+3.20%) GOLD US$4.185 (-1.15%) IHSG 7.120 (-0.85%) NASDAQ 18.420 (+0.55%) BITCOIN US$92.100 (+2.10%)
BerandaKOMODITASMinyakHarga Minyak Dunia Melonjak 29 Persen Akibat Konflik Iran-AS, Komoditas Timah dan...

Harga Minyak Dunia Melonjak 29 Persen Akibat Konflik Iran-AS, Komoditas Timah dan CPO Ikut Melesat

-

Harga minyak dunia melonjak 29% akibat perang Iran-AS. Cek dampak kenaikan harga batu bara, CPO, dan timah pada perdagangan Maret 2026 di sini.

JAKARTA, ASATUNEWS.BIZ.ID– Pasar komoditas global mengalami guncangan hebat pada perdagangan Senin (9/3/2026). Harga minyak mentah dunia sempat melonjak hingga 29 persen, menyentuh level tertinggi sejak pertengahan 2022. Lonjakan drastis ini dipicu oleh eskalasi perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang mengancam stabilitas pasokan energi dunia.

Mengutip laporan Reuters, meski sempat meroket tajam, harga minyak kemudian sedikit melandai dan ditutup dengan kenaikan hampir 7 persen. Kontrak berjangka Brent ditutup menguat USD 6,27 atau 6,8 persen ke posisi USD 98,96 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik USD 3,87 atau 4,3 persen menjadi USD 94,77 per barel.

Kenaikan harga energi ini tidak hanya menekan pasokan dunia, tetapi juga mendongkrak nilai tukar dolar AS serta meredam harapan pasar akan penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

Efek domino konflik Timur Tengah turut merambat ke komoditas unggulan lainnya. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Maret 2026 terpantau naik 2,88 persen ke level USD 137,65 per ton.

Sektor perkebunan juga mencatatkan rapor hijau di mana harga minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) berjangka Malaysia melonjak 3,7 persen menjadi sekitar MYR 4.375 per ton. Di sektor logam, harga timah di London Metal Exchange (LME) melesat 1,24 persen hingga menetap di posisi USD 50.685 per ton.

Di sisi lain, harga nikel terpantau stagnan. Berdasarkan data LME, nikel tidak mengalami perubahan harga dan menetap di level USD 17.469 per ton pada penutupan perdagangan awal pekan ini.

Analisis: Harga CPO dan Minyak Melambung, Waspada Efek Domino pada Harga Minyak Goreng dan Sembako

Lonjakan harga komoditas global pada awal pekan ini mulai memberikan sinyal merah bagi stabilitas harga kebutuhan pokok di dalam negeri. Dengan kenaikan harga CPO sebesar 3,7% menjadi MYR 4.375 per ton dan Minyak Bumi yang sempat menyentuh kenaikan 29%, masyarakat perlu mewaspadai kenaikan harga sembako dalam waktu dekat.

Berikut adalah tiga dampak utama yang patut diantisipasi:

1. Potensi Kenaikan Harga Minyak Goreng. Harga CPO global merupakan acuan utama bagi produsen minyak goreng domestik. Kenaikan harga di bursa Malaysia biasanya akan segera diikuti oleh penyesuaian harga di tingkat distributor. Jika tren ini berlanjut, harga minyak goreng kemasan maupun curah di pasar tradisional diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan dalam 1-2 minggu ke depan.

2. Biaya Distribusi Pangan Meningkat. Meskipun harga minyak dunia sempat melandai setelah penutupan, angka di atas US$90 per barel tetap memberikan tekanan besar pada biaya logistik. Kenaikan biaya bahan bakar untuk armada truk pengangkut sayur-mayur dan beras dari daerah produsen ke perkotaan akan dibebankan pada harga jual akhir di tangan konsumen.

3. Tekanan Inflasi Menjelang Ramadhan. Eskalasi harga komoditas ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang juga memicu penguatan dolar AS. Bagi Indonesia, ini berarti “inflasi ganda”: biaya impor bahan baku pangan (seperti gandum dan kedelai) meningkat karena dolar, sementara biaya distribusi domestik meningkat karena harga energi. ***

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.biz.id
Pusat komando informasi Asatunews.biz.id. Dari fluktuasi Bitcoin di pasar London kami menyaring ribuan informasi global untuk menyajikannya secara ringkas, akurat, dan berintegritas. Berpatokan pada prinsip 'Resilience Over Returns', kami memastikan informasi yang Anda terima adalah amunisi terbaik untuk navigasi di era ketidakpastian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI

Survei BI: Kredit Baru Diprakirakan Naik pada Triwulan IV 2026, SBT Capai 91,31%

Survei Perbankan BI memproyeksikan penyaluran kredit baru naik pada triwulan IV 2026 dengan SBT 91,31%. Pertumbuhan kredit tahunan diperkirakan 8,20%. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penyaluran kredit...

Pasar Global Tertekan, Kekhawatiran Investasi AI dan Konflik Timur Tengah Bayangi Laporan Laba Teknologi

Pasar saham global tertekan pada 22 Oktober 2026. Kekhawatiran pendanaan AI, pelemahan saham teknologi, dan kenaikan minyak di tengah ketegangan Timur Tengah membayangi laporan laba...

Harga Minyak Dunia Melonjak 3%, Serangan ke Ladang Minyak Saudi Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak Brent menembus US$112 per barel setelah serangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia melonjak...

Emas Dunia Turun di Bawah US$4.100, Harga Perak Ikut Tertekan Lonjakan Minyak

Harga emas dunia turun di bawah US$4.100 per ounce pada 22 Oktober 2026. Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Pasar logam mulia...

Popular

BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

✔ Dinamika Parlemen
✔ Analisis Hukum & Peradilan
✔ Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif